Auditorium Utama, BERITA UIN Online— Rektor UIN Jakarta Prof. Dr. Hj. Amany Lubis MA dan Ketua Senat UIN Jakarta Prof. Dr. Dede Rosyada MA melakukan serah terima berkas bakal calon Rektor atau balon UIN Jakarta periode 2023-2027. Serah terima dilakukan di Kantor Senat UIN Jakarta, Gedung Auditorium Utama, Kamis sore (29/9/2022).

Serah terima ditandai dengan penyerahan berkas penerimaan baik berita acara verifikasi tim penjaringan dan 17 nama balon rektor. Termasuk box container berisi curriculum vitae dan Instrumen Pernyataan Kualifikasi Diri atau PKD masing-masing balon.

Turut menyaksikan proses serah terima Sekretaris Senat Prof. Dr. Masri Mansoer MA, Ketua Komisi Senat Prof. Dr. Amirul Hadi MA, dan Ketua Panitia Penjaringan Bakal Calon Rektor UIN Jakarta Dr. Afwan Faizin MA.

“Alhamdulillah hari ini, Kamis 29 September 2022, kita serahkan berkas hasil Panitia Penjaringan Balon Rektor UIN Jakarta periode 2023-2027. Tadi kita serahkan pada Ketua dan Sekretaris, disaksikan Ketua Komisi Prof. Dr. Amirul Hadi,” ungkapnya.

Pasca serah terima, sambungnya, tahap pelaksanaan pemilihan selanjutnya diserahkan kepada Senat Universitas. Salah satunya, proses pemberian pertimbangan kualitatif Senat kepada masing-masing kandidat atas visi misi dan program kerja yang mereka paparkan.

Rektor Amany sendiri berharap pemilihan rektor nantinya berjalan lancar dengan sistem pemilihan yang bisa membuka nuansa baru di UIN Jakarta. “Total balonnya kan 17 orang. Insya Allah semuanya kader terbaik di UIN Jakarta,” katanya.

Ditemui usai proses serah terima, Ketua Senat Dede mengungkapkan, pihaknya akan segera menyiapkan pelaksanaan proses pemilihan sehingga bisa berjalan sesuai tenggat yang direncanakan. Seperti rapat pendahuluan pimpinan dan anggota senat dan mengundang seluruh kandidat menyampaikan visi misi dan program kerja.

“Serta penyiapan hal-hal teknis lainnya sehingga proses pemilihan nanti berjalan lancar,” harapnya.

Dalam rundown pelaksanaan pemilihan Rektor disebutkan pasca penyerahan berkas dari Rektor kepada Senat pada 29 September ini, tahapan selanjutnya adalah pemberian pertimbangan kualitatif Senat terhadap masing-masing calon. Ini berlangsung sejak 30 September hingga 10 Oktober mendatang.

Tahapan pemberian pertimbangan kualitatif dilakukan dengan meminta seluruh bakal calon mempresentasikan visi misi dan program kerja mereka di hadapan Senat Universitas. “Harapannya kita bisa mendapatkan Rektor yang pasti terbaik yang kita punya hari ini sehingga bisa membawa kemajuan bagi UIN Jakarta, seperti meningkatkan produktivitas keilmuan dengan indikator peningkatan publikasi, penelitian, jumlah paten,” paparnya. (zm)

Share This