UIN Jakarta Terima Kunjungan Monitoring Pelaksanaan SSE UM-PTKIN 2026

UIN Jakarta Terima Kunjungan Monitoring Pelaksanaan SSE UM-PTKIN 2026

Ruang Rapat Biro AAKK, Berita UIN Online - UIN Syarif Hidayatullah Jakarta terima kunjungan Monitoring Ujian dalam pelaksanaan Sistem Seleksi Elektronik (SSE) UM-PTKIN Tahun 2026 dari Panitia Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) PTKIN Tahun 2026 bertujuan untuk memastikan pelaksanaan ujian berjalan dengan tertib dan sesuai standar operasional yang telah ditetapkan, serta sebagai bahan evaluasi teknis dan administratif pelaksanaan SSE UM-PTKIN Tahun 2026, di  Ruang Rapat Biro AAKK, Rabu (10/6/2026).

Kunjungan ini dihadiri tim Panitia Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) PTKIN Tahun 2026 yang terdiri dari Bendahara Panitia Nasional PMB PTKIN, Prof. Dr. H. Rosihon Anwar, M.Ag, Anggota Bidang Penjaminan Mutu Panitia Nasional PMB PTKIN, Prof. Dr. Hj. Martin Kustati, M.Pd., Anggota Pokja Penjaminan Mutu, Dr. A. Rafiq Zainul Mun'im, M.Pd., S.Th.I., M.Fil.l., Anggota Pokja Penjaminan Mutu, Prof. Dr. Abdul Hadi, M.Ag., Pokja Keuangan, Edy Fuadi, S.Ag. M.M., Koordinator Pokja Kesekretariatan, Anita Trisiah M.Sc., serta Pokja Keuangan, Ilham Nurjaman, M.Pd.

Pendaftar UMPTKIN di UIN Jakarta berjumlah 8.346 yang terdiri dari pilihan pertama 5.729, pilihan kedua 5.462 dan pilihan ketiga 4.765. Ujian UMPTKIN yang berlangsung di UIN Jakarta terdapat 12 sesi yang terdiri dari 4 hari, berupa 3 sesi perhari.

Rektor UIN Jakarta, Prof. Asep Saepudin Jahar, M.A., Ph.D., menyampaikan rasa terima kasih kepada panitia Nasional PMB UMPTKIN yang telah mempercayai UIN Jakarta sebagai tempat pelaksanaan serta ia juga mengapresiasi atas kunjungan dan kehadiran para panitia dalam meninjau bagaimana keberlangsungan kegiatan ujian UMPTKIN. 

“Saya menyampaikan terima kasih kepada panitia Nasional PMB UMPTKIN yang telah mempercayakan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sebagai tempat pelaksanaan dan saya juga mengapresiasi yang sebesar-besarnya atas kunjungan dan kehadiran para panitia untuk mengecek bagaimana keberlangsungan kegiatan ujian ini,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, ia juga mengungkapkan bahwa telah bersama-sama mengunjungi yang sedang ujian serta berharap kegiatan ini bisa tetap dipercaya untuk berlangsung di UIN Jakarta sehingga bisa diperbaiki dari segi tata pengelolaan dan menyediakan pelayanan yang lebih baik. 

“Kami sudah bersama-sama mengunjungi adik-adik yang sedang ujian, alhamdulillah pelaksanaan lancar. Saya berharap semoga kegiatan ujian tahun depan di UIN Jakarta tetap dipercaya dan kita akan memperbaiki lagi tata kelolaannya, kita juga akan menyediakan pelayanan yang lebih baik,” ujarnya.

Bendahara Panitia Nasional PMB PTKIN, Prof. Dr. H. Rosihon Anwar, M.Ag, mengungkapkan bahwa telah melihat kelapangan di beberapa titik pelaksanaan di UIN jakarta berjalan dengan baik dari berbagai aspek hingga aspek pengawasan. 

“Saya tadi sudah melihat kelapangan di beberapa titik yang dilaksanakan di UIN Jakarta, alhamdulillah berjalan dengan baik dari berbagai aspek, dari aspek jaringan, hingga aspek pengawasan, alhamdulillah berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa UIN Jakarta adalah tempat pelaksanaan ujian terbanyak di antara PTKIN yang lain, sehingga membutuhkan treatment khusus dan alhamdulillah kegiatan berjalan dengan baik. 

“UIN Jakarta ini merupakan tempat pelaksanaan ujian yang terbanyak di antara PTKIN yang lain, tentu ini membutuhkan treatment khusus karena jumlahnya yang banyak, alhamdulillah panitia lokal di UIN Jakarta bisa menangani atau memanage kegiatan ini dengan baik,” jelasnya.

Anggota Bidang Penjaminan Mutu Panitia Nasional PMB PTKIN, Prof. Dr. Hj. Martin Kustati, M.Pd.,  mengungkapkan bahwa telah bersama rektor dan tim meninjau lokasi ujian di UIN jakarta, mendapatkan data lebih dari 5.000 siswa yang mengambil lokasi ujian di UIN Jakarta serta memiliki fasilitas yang memadai. 

“Kita bersama pak rektor dan juga tim telah meninjau lokasi ujian di UIN Jakarta, kita mendapatkan data bahwa lebih dari 5.000 siswa yang mengambil lokasi untuk ujian di UIN Jakarta, dari pelaksanaan yang ada terkait dengan fasilitas, alhamdulillah UIN Jakarta memiliki 33 lab komputer yang disediakan sebanyak 3 sesi perhari,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, Ia juga berharap dengan pelaksanaan yang baik ini, peserta bisa mendapatkan hasil yang terbaik sesuai dengan keinginan mereka.

“Kita berharap dengan pelaksanaan yang luar biasa yang dilakukan UIN Jakarta baik dari segi administrasi, serta segi fasilitas yang ada, kami juga berharap peserta bisa mendapatkan hasil yang terbaik sesuai dengan keinginan yang mereka pilih,” ujarnya.

Selain itu, ia juga menambahkan bahwa calon mahasiswa yang dinyatakan lulus seleksi bisa segera mendaftar ulang serta membayar segala kelengkapan administrasi, bagi yang belum lulus di ujian UMPTKIN 2026 bisa mengikuti jalur mandiri yang ada di berbagai PTKIN. 

“Bagi calon mahasiswa yang nanti dinyatakan lulus pada seleksi melalui jalur UMPTKIN, kita juga berharap agar segera mendaftar ulang serta membayar segala kelengkapan administrasi sehingga di tahun 2026 bisa menjadi mahasiswa UIN maupun menjadi mahasiswa IAIN maupun STAIN yang ada di bawah Kementerian Agama, dan bagi yang belum lulus jangan berkecil hati bahwa keberhasilan ini adalah keberhasilan tertunda, silahkan bagi anda yang belum lulus untuk mengikuti jalur mandiri yang ada di berbagai PTKIN yang ada,” tambahnya. 

Informasi lengkap seputar SPMB Mandiri reguler penerimaan mahasiswa baru UIN Jakarta 2026 dapat diakses pada laman berikut: Website Resmi Admisi UIN Jakarta

(Nosa Idea/Zaenal M./Fajri Nafisa/Foto: Azka Raysa)

Tag :