Publikasikan Riset di Jurnal Scopus Q1, Mahasiswi FK UIN Jakarta Kaji Pembentukan Identitas Profesional pada Pertukaran Klinis di Taiwan
Gedung Rektorat, Berita UIN Online– Prestasi membanggakan berhasil dicatatkan mahasiswi Fakultas Kedokteran (FK) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Dinnisa Haura Zhafira Hidayat. Mahasiswi angkatan 2020 ini berhasil mempublikasikan artikel ilmiahnya di Journal of International Students, jurnal bereputasi internasional yang terindeks Scopus Q1.
Pencapaian ini sangat istimewa karena publikasi tersebut merupakan artikel Scopus ketiga yang berhasil diraih Haura, dari total sekitar 18 artikel ilmiah yang telah dipublikasikannya hingga saat ini. Capaian ini menegaskan konsistensi dan dedikasinya dalam mengembangkan riset di bidang pendidikan kedokteran dan kesehatan.
Dalam rilis yang dirilis Senin (06/7/2026) Artikel berjudul Culture, Language, and Professional Identity: A Narrative Inquiry of an Indonesian Medical Student's Clinical Exchange in Taiwan merupakan luaran dari program Clinical Student Mobility Exchange yang diikuti Haura selama satu bulan di Departemen Dermatologi Far Eastern Memorial Hospital, Taiwan. Penelitian menggunakan metode narrative inquiry dengan pendekatan kualitatif berbasis self-study, melalui penulisan jurnal harian dan praktik reflektif (reflection on, in, and for action) selama menjalani pertukaran klinis.
Melalui penelitian tersebut, Haura menunjukkan bahwa pengalaman mobilitas internasional bukan sekadar memperkaya keterampilan klinis, tetapi juga menjadi proses pembentukan identitas profesional seorang calon dokter. Analisisnya menghasilkan tiga temuan utama, yakni proses adaptasi budaya yang memperlihatkan paradoks antara keramahan masyarakat Taiwan terhadap pengunjung dengan jarak sosial yang dirasakan mahasiswa internasional yang tinggal lebih lama, pembentukan identitas profesional melalui pengamatan terhadap praktik klinis yang unggul, serta peran bahasa yang sekaligus menjadi tantangan komunikasi dan jembatan dalam membangun relasi profesional lintas budaya.
Temuan tersebut memberikan perspektif baru mengenai pentingnya pengalaman belajar lintas negara di kawasan Asia. Penelitian ini juga menegaskan bahwa praktik refleksi menjadi elemen penting dalam membantu mahasiswa mengembangkan profesionalisme, kemampuan komunikasi, serta sensitivitas budaya yang sangat dibutuhkan dalam pelayanan kesehatan di era global.
"Alhamdulillah, ini merupakan pengalaman berharga yang tidak hanya memperkaya wawasan klinis saya, tetapi juga membentuk cara pandang saya sebagai calon dokter dalam berinteraksi lintas budaya," ujarnya.
Haura sendiri berharap penelitian ini dapat menginspirasi mahasiswa lain untuk berani mengambil kesempatan mobilitas akademik skala internasional. "Karena pembelajaran terbaik sering kali lahir dari pengalaman langsung di lapangan," ujarnya lagi.
Mewakili sivitas akademik Fakultas Kedokteran UIN Jakarta, Dr. dr. Achmad Zaki, M.Epid., Sp.OT., FICS, mengapresiasi capaian Haura. Menurutnya, keberhasilan Haura membuktikan bahwa mahasiswa FK UIN Jakarta mampu bersaing di tingkat internasional, tidak hanya dalam kegiatan akademik dan klinis, tetapi juga dalam menghasilkan publikasi ilmiah bereputasi.
"Kami mengucapkan selamat kepada Dinnisa Haura Zhafira Hidayat atas publikasi internasional yang membanggakan ini. Prestasi tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa FK UIN Jakarta memiliki kapasitas untuk menghasilkan riset yang berkualitas dan relevan dengan isu global" apresiasinya.
Lebih dari itu, jelasnya, penelitian Haura sebagai mahasiswi pertukaran internasional menegaskan pentingnya pengalaman internasional dalam membentuk dokter yang tidak hanya unggul secara akademik dan klinis, tetapi juga memiliki kompetensi lintas budaya, kemampuan reflektif, dan identitas profesional yang kuat.
"Kami berharap capaian ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk aktif mengikuti program mobilitas internasional dan mengembangkan budaya riset sejak dini," harapnya.
Program mobilitas klinis internasional sendiri, lanjut Dekan Achmad Zaky, merupakan salah satu strategi Fakultas Kedokteran UIN Jakarta dalam menyiapkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan berdaya saing global. Melalui berbagai kerja sama dengan institusi kesehatan dan perguruan tinggi di luar negeri, FK UIN Jakarta terus mendorong mahasiswanya untuk memperluas pengalaman akademik, memperkaya jejaring profesional internasional, sekaligus menghasilkan riset yang memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu kedokteran dan pendidikan kesehatan.
Terpisah, apresiasi juga disampaikan Wakil Rektor Bidang Akademik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Ahmad Tholabi, S.Ag., S.H., M.H., M.A. Menurutnya, capaian ini sangat istimewa karena ditulis langsung oleh mahasiswi program sarjana.
"Semoga capaian ini semakin memotivasi para mahasiswa UIN Jakarta untuk terus berupaya menelurkan karya-karya ilmiah yang berdampak tinggi," pungkasnya.
(Aidha A./Zaenal M./Sambu Sayyidul A.)
