Pembekalan Wisuda ke-140 UIN Jakarta: Dorong Lulusan Raih Beasiswa Pascasarjana dan Paparkan Kesiapan Teknis
Auditorium Harun Nasution, Berita UIN Online – UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar acara Sosialisasi Studi Lanjut, Motivasi, dan Pembekalan yang dirangkaikan langsung dengan agenda Gladi Resik Wisuda Sarjana, Magister, Doktor, Profesi, dan Spesialis ke-140 di Auditorium Harun Nasution, Kamis (21/5/2026).
Acara ini diselenggarakan khusus untuk membekali para calon wisudawan yang akan dikukuhkan pada akhir pekan ini, Sabtu dan Ahad (23-24/5/2026). Hadir langsung dalam kegiatan ini, Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Ahmad Tholabi Kharlie, S.Ag., S.H., M.H., M.A., Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama (AAKK) Dr. Sri Ilham Lubis, M.Pd., serta Kepala Bagian Akademik Ibu Wati. Turut hadir deretan Guru Besar UIN Jakarta, diantaranya Prof. Maila Dinia Husni Rahiem, M.A., Ph.D. dan Prof. Muhammad Zuhdi, M.Ed., Ph.D., serta perwakilan dari Kementerian Agama RI, Nita Hertina, S.Pd., C.R.M.O. (staf Puspendik) dan Nisa (Kasubtim Beasiswa Pesantren pada Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan).
Membuka acara, Wakil Rektor Bidang Akademik UIN Jakarta, Prof. Dr. Ahmad Tholabi Kharlie, menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian gemilang universitas. Berdasarkan QS World University Rankings terbaru, UIN Jakarta berhasil menembus peringkat 29 dunia dalam bidang kajian keagamaan (Religion and Divinity).
"Ini perangkingan yang paling kredibel di dunia. Untuk bidang religion divinity, keunggulan kita berhasil mengungguli universitas-universitas besar dunia, termasuk Al-Azhar Kairo. Ke depan, kita terus dorong bidang-bidang sains, psikologi, politik, hingga komunikasi untuk menyusul ke peringkat terhormat," tegas Prof. Tholabi disambut tepuk tangan riuh para calon wisudawan. Beliau menambahkan bahwa studi lanjut merupakan ikhtiar nyata meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) menuju Indonesia Emas 2045.
Sesi pembekalan menghadirkan para pakar terkemuka guna membuka wawasan akademis para calon lulusan. Guru Besar Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) sekaligus Staf Khusus Rektor Bidang Pascasarjana, Prof. Muhammad Zuhdi, M.Ed., Ph.D., memaparkan materi komprehensif mengenai profil program Magister dan Doktor UIN Jakarta. Ia membedah keunggulan sistem perkuliahan, status akreditasi, konsentrasi keilmuan, ekosistem riset, publikasi ilmiah, hingga prospek karier akademik di masa depan.
Dalam sesi wawancara bersama Berita UIN Online, Prof. Zuhdi kembali menegaskan pentingnya kontinuitas belajar. "Menjadi sarjana, baik S1, S2, maupun S3 adalah sebuah capaian, tapi itu bukanlah akhir. Tugas Anda adalah melanjutkan perjalanan, menambah wawasan, dan meningkatkan kemampuan. Maka, raihlah kesempatan untuk melanjutkan studi Anda di program S2, profesi, spesialis, bahkan program S3 di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta," pesan Prof. Zuhdi.
Apresiasi terhadap performa mahasiswa juga disampaikan oleh Kepala Biro AAKK, Dr. Sri Ilham Lubis, M.Pd. Ia membeberkan indikator positif mengenai iklim akademik di lingkungan kampus. "UIN Jakarta dalam satu tahun mengadakan wisuda sebanyak empat kali dengan total lulusan mencapai sekitar 8.000 orang per tahun untuk jenjang Sarjana. Hal ini menandakan bahwa tren tingkat kelulusan mahasiswa dari tahun ke tahun semakin tepat waktu berkat ketekunan belajar mereka," urai Dr. Sri Ilham.
Sebagai solusi finansial studi lanjut, ketersediaan beasiswa menjadi angin segar bagi calon wisudawan. Ibu Nisa, selaku Kasubtim Beasiswa Pesantren di Kemenag RI, menghimbau agar para lulusan tidak risau mengenai biaya kuliah.
"Jangan khawatir, selalu ada peluang besar mendapatkan beasiswa dari pemerintah. Saat ini kami sedang membuka pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2026 dengan kuota lebih dari 1.000 penerima. Selain BIB, ada juga beasiswa dari LPDP, bank-bank BUMN, hingga lembaga swasta seperti Bisa Project. Jadi, tetap semangat dan lanjutkan studi setinggi mungkin, jangan putus di tengah jalan," ungkap Nisa antusias setelah acara.
Dukungan motivasi juga datang dari Guru Besar Pendidikan Anak Usia Dini dan Kesejahteraan Sosial FITK UIN Jakarta, Prof. Maila Dinia Husni Rahiem, M.A., Ph.D., yang masuk dalam jajaran World's Top 2% Scientists. Prof. Maila mengingatkan para lulusan untuk segera mempersiapkan diri menghadapi realitas industri dan dunia profesional.
"Selamat memasuki gerbang kehidupan yang nyata. Jika sebelumnya Anda diuji oleh dosen lewat tugas perkuliahan, kini tugas Anda berada di dunia kerja atau jenjang studi berikutnya. Gelar akademik adalah pengungkit peluang yang luar biasa, namun bukan satu-satunya kunci kesuksesan," jelas Prof. Maila.
Ia menambahkan, data menunjukkan bahwa aspek utama yang dinilai oleh pemberi kerja saat ini adalah kemampuan berpikir analitis (analytical thinking) yang porsinya mencapai 70%, disusul kemampuan berpikir kreatif (creative thinking) sebesar 55%. "Oleh karena itu, mulai sekarang perhatikan dan perbaiki CV Anda, serta latih diri untuk siap menghadapi tantangan di dunia industri, karier profesional, maupun karier akademik," imbuhnya.
Rangkaian materi pembekalan ini mendapatkan respons positif dari para peserta. Aldila Septia Khairunnisa, salah satu calon wisudawati yang dijadwalkan dikukuhkan pada Sabtu, (23/5/2026), mengaku sangat terbantu dengan informasi yang didapatkannya hari ini.
"Perasaan saya senang sekali sekaligus campur aduk karena tidak menyangka bisa ikut wisuda ke-140 di bulan Mei ini. Sesi pembekalan tadi sangat bermanfaat bagi saya yang memang berminat lanjut ke jenjang S2. Informasi mengenai skema beasiswa dari LPDP dan Kemenag BIB benar-benar membantu memberikan kejelasan langkah studi saya ke depan. Harapan saya, setelah ini bisa mendapatkan pekerjaan yang baik dan segera berkesempatan kuliah S2," tutur Aldila sembari tersenyum.
Di akhir sesi pembekalan, Dr. Sri Ilham Lubis, M.Pd., didampingi Kabag Akademik Ibu Wati, menyerahkan penghargaan resmi kepada para narasumber sebagai bentuk apresiasi universitas. Sri Ilham juga mengingatkan bahwa wisuda kali ini diikuti oleh 1.557 wisudawan, sehingga pelaksanaannya dibagi menjadi dua hari demi kenyamanan kapasitas gedung.
Setiap wisudawan hanya diperkenankan membawa satu orang pendamping ke dalam ruang utama Auditorium Harun Nasution. Namun, panitia telah mengantisipasi area luar dengan menyediakan tenda urus yang dilengkapi layar monitor live streaming. Acara kemudian ditutup dengan simulasi gladi resik menyeluruh guna memastikan seluruh prosesi upacara pada akhir pekan besok berjalan dengan aman, tertib, dan khidmat.
Bagi para calon wisudawan yang ingin mengetahui informasi lebih lanjut mengenai tata tertib, jadwal pembagian sesi per fakultas, serta pengumuman resmi lainnya, silakan kunjungi website resmi uinjkt.ac.id.
(Irfan Mufid/Zaenal M./Fajri Nafisa/Foto: Azka Raysa)


