Cikuya, BERITA UIN Online – Pelaksanaan Wisuda Sarjana ke-110 tahun akademik 2017/2018 yang semula dijadwalkan akan digelar selama dua hari, yaitu pada 3-4 November 2018, kemungkinan akan diubah menjadi hanya sehari, yaitu pada 3 November 2018. Perubahan waktu tersebut dilakukan karena pertimbangan jumlah peserta wisuda dan menjelang berakhirnya masa jabatan rektor.

Demikian keputusan hasil rapat terbatas pimpinan UIN Jakarta yang digelar di gedung Serba Guna UIN Jakarta di Cikuya, Solear, Tangerang, Banten, Selasa (30/10/2018). Rapat dipimpin Rektor UIN Jakarta Dede Rosyada serta dihadiri para wakil rektor dan sejumlah dekan fakultas.

Rektor Dede Rosyada mengatakan, pelaksanaan Wisuda Sarjana ke-110 bagi mahasiswa lulusan tahun akademik 2017/2018 akan digelar dalam waktu satu hari dari yang semula dua hari. Keputusan tersebut didasarkan kepada dua alasan utama. Pertama, jumlah peserta wisuda kali ini angkanya berada di bawah 1.000 orang, atau berada di bawah kapasitas gedung sebesar 1.500 orang. Karena masih berada di bawah kapasitas gedung, menurut Rektor, pelaksanaan wisuda masih sangat mungkin untuk digelar hanya sehari saja.

Kedua, jelas Rektor, pelaksanaan wisuda sarjana kali ini merupakan perhelatan terakhir dirinya sebagai Rektor UIN Jakarta periode 2014-2018 atau selama empat tahun menjabat. Oleh karena itu, Rektor ingin agar dalam memimpin pelaksanaan wisuda terakhirnya tersebut semua dekan fakultas dan guru besar dapat berkumpul bersama. Bahkan Rektor juga ingin dalam momentum wisuda terakhir itu dapat berfoto bersama dengan seluruh dekan dan guru besar sebagai kenang-kenangan.

“Jadi, dengan dua alasan itu dan atas kesepakatan bersama pimpinan fakultas, kami minta seluruh sivitas akademika serta para peserta wisuda dapat memakluminya,” katanya.

Berdasarkan catatan BERITA UIN Online, pelaksanaan acara wisuda sarjana baru UIN Jakarta dalam beberapa tahun terakhir digelar dua hari. Hal itu dilakukan mengingat jumlah peserta selalu melebihi kapasitas gedung yang hanya menampung sekitar 1.500 peserta. Akibatnya, acara wisuda terpaksa harus dilakukan dua hari agar para peserta dan orangtua yang hadir dapat ditampung di dalam ruangan.

Pada acara wisuda yang akan digelar di Auditorium Harun Nasution pada awal November mendatang, jumlah peserta mencapai 793 orang. Mereka berasal dari 12 fakultas dan pascasarjana yang sudah mendaftarkan diri melalui online. Sebelum dilantik sebagai sarjana baru, para peserta terlebih dahulu akan mengikuti acara gladi resik pada 31 Oktober 2018. (ns)

Share This