Gedung Kemahasiswaan, BERITA UIN Online– Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Syahid menjadi contoh akhlakul karimah di UIN Jakarta. Demikian disampaikan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan (Warek III) UIN Jakarta Prof Dr Yusron Razak MA saat temui September lalu di Gedung Kemahasiswaan UIN Jakarta. Pasalnya, LDK Syahid selalu mengadakan kegiatan kegiatan postif terutama yang berhubungan dengan keislaman.

“UIN Jakarta adalah universitas yang berciri khas keislaman di Indonesia. Untuk itu, apa yang dilakukan LDK Syahid adalah sebagai penyiaran UIN kepada masyarakat. Keikhlasan aktivis LDK dalam berdakwah itu nomor satu buat saya,” ujar Yusron.

Pada dasarnya, sambungnya, mahasiswa UIN Jakarta yang banyak ini haus akan ilmu keislaman. Di samping itu, Yusron menegaskan, mereka juga ingin belajar bagaimana bisa mengatur diri agar bisa terus berkiprah dalam kegiatan kegiatan keagamaan.

“Nah, dengan adanya LDK Syahid di sini dapat menampung semangat keberagaman yang ada di kalangan mahasiswa dengan aktivitas yang positif,” imbuh Guru Besar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) UIN Jakarta itu.

Ia menambahkan, akhir akhir ini sering terjadi fitnah kepada Islam, seperti liberal, sekuler dan tidak benar lainnya. Namun, itu tidak dilihat Yusron pada aktivis LDK Syahid. Bahkan menurutnya, seandainya seluruh mahasiswa seperti aktivis LDK Syahid, pasti tuduhan miring sebagian masyarakat terhadap UIN Jakarta terkait status keislamannya tidak akan terjadi.

“Saya sangat senang dengan mujahid-mujahid dakwah yang seperti ini, karena satu-satunya UKM yang ketat dalam keislamannya hanyalah LDK. Untuk itu, selamatkan mahasiswa baru UIN Jakarta dengan menggiring mereka menjadi anggota LDK. Saya yang merekomendasikan dan semangat berdakwah untuk LDK,” tutup Yusron menggebu-gebu. (mf)

Share This