Gedung FISIP, BERITA UIN Online— Politik luar negeri Pemerintahan Rusia berkomitmen menjaga hubungan dengan mitranya dari kelompok negara-negara mayoritas Muslim. Hal ini dilakukan guna mencapai keseimbangan peta politik masa kini dan mendatang.

Demikian disampaikan Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Georgievna Vorbieva, saat menyampaikan kuliah umum duta-duta besar bertajuk Russia in Comtemporary Global Politics. Kuliah umum digelar di Gedung FISIP, Rabu (24/4/2019).

Lyudmila menuturkan, Rusia berkepentingan dengan hubungan baik yang terpelihara dengan negara-negara mayoritas Muslim. Tidak hanya di kawasan Timur Tengah, melainkan juga negara-negara mayoritas Muslim di Asia Tenggara seperti Indonesia dan Malaysia.

“Rusia, sebagai bagian dari entitas politik global, berkepentingan dalam terciptanya keseimbangan politik dunia,” ungkapnya.

Negara-negara mayoritas Muslim, sebutnya, adalah bagian penting dalam peta politik global. Selain itu, komunitas Muslim sendiri adalah salah satu dari kelompok sosial terbanyak global maupun Rusia sendiri.

Di Rusia sendiri, komunitas Muslim adalah warga negara terbanyak kedua dari total populasi nasionalnya sebanyak. Menurut Lyudmila, total penduduk Muslim di Rusia mencapai kisaran 25 juta jiwa. Mereka menikmati kemerdekaan beragama, bahkan mendirikan universitas-universitas Islam seperti.

Selain itu, lanjut Lyudmila, kebijakan politik luar negeri Rusia juga berkomitmen memberikan bantuan kepada negara-negara yang membutuhkan. Beberapa bantuan disalurkan kepada negara-negara pasca konflik di kawasan Timur Tengah maupun negara-negara dengan kebutuhan ekonomi tinggi seperti negara-negara di blok Amerika Latin. (zae/adit/umr)

Share This