Gedung Rektorat, BERITA UIN Online— Tim manajemen Internasional Islamic University Malaya (IIUM) atau Universitas Islam Antarbangsa Malaysia melakukan studi banding tata kelola sumber daya ke UIN Jakarta, Jumat (5/7/2019). Studi banding mencakup tata kelola administrasi akademik, mulai dari aspek perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi layanan administrasi akademik.

Tim manajemen IIUM sendiri dipimpin Megat Mohd. Samsul Megat Ismail, Pegawai Eksekutif Pendidikan pada Education Malaysia Indonesia. Para peserta kunjungan merupakan pentadbir dari unit-unit layanan administrasi akademik perguruan tinggi yang berlokasi di Selangor itu. Kunjungan studi banding sendiri diterima langsung Rektor Prof. Dr. Hj. Amanay Lubis MA didampingi Kepala Pusat Layanan Kerjasama Internasional Dadi Darmadi MA.

Dalam kunjungan tersebut, Rektor mempersilahkan rombongan untuk melihat langsung kegiatan akademik dan administrasi akademik di rektorat dan fakultas. “Terima kasih atas kunjungannya ke UIN Jakarta. Semoga kunjungan membawa manfaat bagi tim IIUM,” harapnya.

Selain itu, Rektor memaparkan profil kelembagaan UIN Jakarta dengan organisasi yang berada di dalamnya. UIN Jakarta sendiri, sebutnya, berdiri sejak 1957 berupa Akademi Dinas Ilmu Agama sebelum kemudian berubah jadi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jakarta. Tahun 2002, perguruan ini bertransformasi menjadi UIN Jakarta.

Kini, lanjutnya, UIN Jakarta memiliki 12 fakultas dan Sekolah Pascasarjana dengan rumpun keilmuan keislaman, sosial humaniora, sains dan teknologi, ekonomi, kesehatan dan kedokteran. Selain pendekatan monodisiplin, UIN Jakarta juga menawarkan pendidikan dengan pendekatan interdisiplin melalui Sekolah Pascasarjana.

Selain itu, UIN Jakarta juga memiliki lembaga penunjang seperti Lembaga Penjaminan Mutu dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat. Kedua lembaga ini membawahi sejumlah pusat seperti Pusat Penelitian dan Penerbitan, Pusat Layanan Kerjasama Internasional, dan Pusat Studi Gender dan Anak.

Dengan pengembangan akademik seperti demikian, sambung rektor, UIN Jakarta memiliki struktur organisasi administrasi akademik yang menopang kelancaran layanan akademik UIN Jakarta. Layanan ini dikelola oleh tiga biro, yaitu Biro Perencanaan Keuangan dan Sistem Informasi, Biro Administasi Umum dan Kepegawaian, dan Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerjasama.

Diketahui, IIUM sendiri merupakan salah satu universitas negeri jiran Malaysia yang didirikan tahun 1983 oleh Malaysia dengan dukungan delapan negara anggota Organisasi Konferensi Islam. Kini, universitas bermoto Taman Ilmu dan Budi ini menawarkan perkuliah sarjana hingga doktoral di 14 fakultas seperti Kulliyyah of Education, Kulliyyah of Economics and Management Sciences, dan Kulliyyah of Science. (umr/zm)

Share This