Auditorium, BERITA UIN Online – Rektor UIN Jakarta Amany Lubis mengukuhkan 1.308 sarjana baru lulusan program S1, S2, dan S3. Upacara pengukuhan sekaligus pelepasan sarjana baru dilakukan pada Wisuda Sarjana ke-115 tahun akademik 2019/2020 yang digelar di Auditorium Harun Nasution selama dua gelombang, yakni pada Sabtu-Ahad (22-23/2/2020).

Acara Wisuda Sarjana dibuka dalam Sidang Senat Terbuka oleh Ketua Senat Universitas Abuddin Nata. Sidang pembukaan dihadiri Sekretaris Senat Universitas Armai Arief, Rektor UIN Jakarta periode 1998-2006 Azyumardi Azra, Menteri Agama RI periode 2001-2004 Said Agil Husin Al Munawar, para guru besar, serta para orang tua/wali sarjana. Hadir pula Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo yang sekaligus memberikan orasi ilmiah di hari kedua wisuda.

Selain mengukuhkan sarjana baru, Rektor Amany Lubis juga memberikan penghargaan kepada para lulusan terbaik S1, S2, dan S3 dari 12 fakultas dan sekolah pascasarjana. Kepada para sarjana terbaik lulusan S1, Rektor berjanji akan memberikan beasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke S2.

Rektor Amany Lubis dalam sambutan di hari pertama, Sabtu (22/2/2020), mengajak para lulusan UIN Jakarta untuk menjadi teladan di masyarakat. Kiprah para lulusan, menurut dia, sangat dinantikan dengan mendarmabaktikan ilmu yang dimiliki demi kemajuan masyarakat, bangsa, dan negara.

Rektor juga mengajak semua sarjana yang sudah dikukuhkan dan dilepas untuk tetap menjaga nama baik alamater dan membantu menyebarkan nilai-nilai positif pendidikan di UIN Jakarta kepada masyarakat.

“Kami juga berharap lulusan sarjana baru dapat terus melanjutkan sekolah. Sarjana yang lulus S1 dapat melanjutkan ke S2, lulusan S2 dapat melanjutkan ke S3, dan lulusan S3 harus banyak melakukan penelitian yang bermanfaat untuk mengembangkan ilmu pengetahuan,” katanya.

Pada gelombang pertama, sarjana baru yang dikukuhkan sebanyak 647 peserta, terdiri atas Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan sebanyak 304 peserta, Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (118 peserta), Fakultas Psikologi (32 peserta), Fakultas Kedokteran (85 peserta), Fakultas Ilmu Kesehatan (78 peserta), dan Sekolah Pascasarjana (30 peserta).

Sedangkan pada gelombang kedua, berjumlah 661 peserta, terdiri atas Fakultas Adab dan Humaniora sebanyak 113 peserta, Fakultas Ushuluddin (70 peserta), Fakultas Syariah dan Hukum (133 peserta), Fakultas Dirasat Islamiyah (31 peserta), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (104 peserta), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (59 peserta), dan Fakultas Sains dan Teknologi (151 peserta). (ns)

Share This