Serpong, BERITA UIN Online – UIN Jakarta menerima penghargaan sebagai peraih pengusul proposal penelitian terbaik di lingkungan perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (PTKIN) se-Indonesia. Pemberian penghargaan dilakukan pada acara pembukaan Annual Conference on Research Proposal (ACRP) yang diselenggarakan Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kementerian Agama (Kemenag) di Serpong, Banten, Rabu (18/9/2019).

Penghargaan untuk UIN Jakarta diberikan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kamaruddin Amin kepada Wakil Rektor Bidang Akademik Zulkifli. Hadir pada acara tersebut Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Arskal Salim serta pimpinan dari masing-masing PTKIN (UIN/IAIN/STAIN) dan PTKIS.

Selain proposal penelitian terbaik, Kemenag juga memberikan penghargaan kepada tiga PTKIN yang juga meraih sebagai pengusul proposal terbanyak. Proposal penelitian terbaik yang diberikan kepada UIN Jakarta berjumlah 105 proposal.

Sedangkan untuk proposal terbanyak, penghargaan kategori Universitas Islam Negeri (UIN) diberikan kepada UIN Bandung, Jawa Barat, dengan 383 proposal; kategori Institut Agama Islam Negeri (IAIN) diberikan kepada IAIN Jember, Jawa Timur, dengan 149 proposal; dan kategori Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) diberikan kepada STAIN Bengkalis, Kepulauan Riau, dengan 44 proposal.

Di tempat terpisah, Kepala Pusat Penelitian dan Penerbitan UIN Jakarta Imam Subchi mengatakan, untuk penilaian tersebut UIN Jakarta telah mengirimkan sebanyak 121 proposal penelitian kepada Kemenag. Namun, dari 121 proposal hanya 105 proposal yang memperoleh penghargaan terbaik.

“Kami tentu saja senang menerima penghargaan tersebut. Hal ini menujukkan bahwa para dosen dan peneliti di UIN Jakarta cukup serius serta bersemangat melakukan penelitian, baik di dalam maupun di luar negeri,” katanya.

Prestasi para dosen dan peneliti juga banyak dibanggakan. Tercatat pada tahun 2018 ada sedikitnya 323 hasil penelitian yang telah terpublikasikan, baik dalam bentuk jurnal ilmiah dan paper maupun buku ajar.

Bahkan di tahun ini juga terdapat 21 jurnal ilmiah karya para dosen dan peneliti masuk pada Sistem Pengindeks Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (SINTA) dan 21 jurnal ilmiah terdaftar di Ministry of Religious Affairs Reference (MORARef).

Forum ACRP di Serpong digelar selama tiga hari pada 17-19 September 2019. Forum akademik tersebut mempresentasikan proposal penelitian para peserta dari PTKIN/PTKIS di Indonesia yang akan melakukan penelitian di tahun 2020.

ACRP yang digelar ketiga kalinya oleh Kemenag ini merupakan salah satu bentuk penilaian, penyeleksian, dan penetapan proposal terbaik dari masing-masing PTKIN/PTKIS di bidang penelitian, publikasi ilmiah, dan pengabdian kepada masyarakat. (ns)

Share This