Ruang Diorama, BERITA UIN Online— UIN Jakarta akan segera mengaktifkan penggunaan gedung Pendidikan Profesi Guru (PPG) atau Lembaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan (LPTK) UIN Jakarta di bilangan Bojongsari, Depok, Jawa Barat. Hal ini dilakukan karena sudah mulai rampungnya pembangunan gedung dan penataan lokal belajarnya, serta tingginya kebutuhan ruang belajar mahasiswa di kampus Ciputat.

Demikian disampaikan Rektor UIN Jakarta, Prof. Dr. Dede Rosyada MA, saat menyampaikan Laporan Rektor kepada Senat UIN Jakarta di Ruang Diorama, Kamis (3/1/2019). “Mengawali tahun ini, Insya Allah gedung PPG Bojongsari akan segera kita launching,” ungkapnya.

Menurut Rektor, pembangunan Gedung PPG/LPTK sendiri awalnya dibangun untuk memfasilitasi ruang perkuliahan mahasiswa UIN Jakarta sekaligus mengakomodasi pelatihan pendidik dan tenaga kependidikan madrasah yang dipercayakan kepada Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Jakarta. Diketahui, Kementerian Agama RI melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Nomor 4736 tahun 2017 menetapkan FITK UIN Jakarta sebagai LPTK penyelenggara sertifikasi.

Pembangunan gedung PPG/LPTK sendiri telah dilakukan secara resmi sejak 7 Agustus 2015. Pembangunan gedung yang berada persis di lintasan Ciputat-Bogor tersebut diproyeksikan membutuhkan dana sekira Rp 217 miliar. Namun seiring pengetatan anggaran, pembangunannya sempat tertunda sebelum kemudian dilanjutkan kembali.

Pembangunan kembali gedung, sambung Rektor, dilakukan dengan menyalurkan pembiayaan dari dana PNBP UIN Jakarta sekurangnya Rp 80 miliar. Dengan demikian, jelasnya, gedung dengan spesifikasi 9 lantai dan 52 lokal untuk perkuliahan, laboratorium, ruang program studi, ruang dosen dan karyawan bisa kembali dilanjutkan.

Penggunaan dana PNBP UIN Jakarta sendiri, terangnya, sudah atas seizin dan rekomendasi dari Kementerian Keuangan RI. “Karena itu, dengan terselesaikannya gedung ini, silahkan dipergunakan, terutama oleh FITK,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Dekan FITK UIN Jakarta Prof. Dr. Ahmad Thib Raya MA mengaku siap menggunakan gedung tersebut sebagai fasilitas perkuliahan mahasiswanya. Menurutnya, aktifitas perkuliahan enam prodi FITK akan segera dipindahkan ke gedung tersebut. “Insya Allah, Februari ini akan mulai kita tempati,” terangnya. (Zae/adt/her)

Share This