UIN Jakarta Sambut Rihlah Ilmiah Ponpes Khoirul Roziqin: Kenalkan Ragam Keilmuan dan Budaya Green Campus
Auditorium Harun Nasution, Berita UIN Online – UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menerima kunjungan edukatif dari puluhan santri dan tenaga pendidik Pondok Pesantren Putra Khoirul Roziqin, Beji, Depok, Jawa Barat. Kegiatan bertajuk Rihlah Ilmiah ini berlangsung di Auditorium Harun Nasution, Rabu (28/01/2026), dengan tujuan mengenalkan atmosfer akademik serta memotivasi para santri untuk melanjutkan pendidikan tinggi.
Rombongan disambut oleh Tim Pusat Informasi dan Humas (PIH), Dr. Deden Mauli Darajat S.Sos.I., M.Sc., Taufan Maulana Firdaus, S.Pd., dan Ahmad Fadlan Ramadhan, S.Kom.. Turut hadir mendampingi, Duta UIN Jakarta Nadifa Ambar Faizah.
Dalam sambutannya, Koordinator Kehumasan dan Protokoler PIH, Dr. Deden Mauli Darajat, menyatakan pentingnya posisi santri dalam pendidikan modern. Ia menekankan bahwa dalam tradisi Islam, tidak ada dikotomi antara ilmu agama dan ilmu umum. Menurutnya, pesantren harus menjadi garda terdepan yang mencintai dan mengembangkan ilmu pengetahuan.
"Ilmu itu dari Allah, maka kita harus mengambilnya dari manapun sumbernya. Itulah yang disebut dengan integrasi keilmuan. Hari ini kita tidak hanya belajar kitab kuning secara tekstual, tetapi kitab kuning yang sudah digitalisasi dengan teknologi," ungkapnya.
Lebih lanjut, ia memaparkan tiga nilai utama yang kini diusung UIN Jakarta, yakni Innovation, Green, and Humanity. Ia menjelaskan bahwa budaya hijau (Green) bukan sekadar menanam pohon, melainkan membangun gaya hidup sehat dan ramah lingkungan, seperti penyediaan fasilitas bus kampus dan kendaraan listrik untuk mengurangi polusi.
Sementara itu, Kepala Madrasah Aliyah Khoirul Roziqin, Karimullah, M.Ag., mengungkapkan rasa bangganya saat kembali menginjakkan kaki di kampus pembaharuan ini. Sebagai alumni Magister UIN Jakarta lulusan tahun 2025, kunjungan ini menjadi momen nostalgia sekaligus upaya meregenerasi semangat akademik kepada anak didiknya.
“Alhamdulillah saya datang ke UIN tempat saya pernah diwisuda. Sekarang saya tidak datang sendiri, tapi saya membawa santri-santri saya, untuk diperkenalkan kepada almamater. Harapannya, mereka menjadi penerus yang semangat menimba ilmu di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta,” ungkap Karimullah.
Agenda kunjungan dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi oleh Tim PIH, Taufan Maulana Firdaus, S.Pd., didampingi Duta UIN Jakarta, Nadifa Ambar Faizah. Keduanya memberikan informasi mengenai ragam fakultas, tata cara seleksi masuk, hingga berbagai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang bisa diikuti.
“Dunia kampus adalah tempat terbaik untuk mengeksplorasi jati diri. Di UIN Jakarta, kami memiliki berbagai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) mulai dari seni, olahraga, hingga riset. Nanti silahkan bergabung dan asah softskill kepemimpinan kalian di sana,” jelasnya.
Antusiasme peserta terlihat jelas dari respons positif para santri. Salah satu santri kelas 11 yang turut hadir mengaku mendapatkan perspektif baru mengenai dunia perkuliahan melalui kunjungan ini.
"Saya senang sekali karena mendapatkan wawasan baru tentang UIN Jakarta. Ini sangat bermanfaat, apalagi saya ingin masuk Jurusan Hubungan Internasional FISIP UIN Jakarta tahun 2027 nanti, sebab saya sangat suka bahasa inggris dan dunia internasional," pungkasnya.
(Mu'ainun Mubin/Fauziah M./Zaenal M./Tiara Septiana D./Foto: Talitha Zhafirah Q.)
