Bandung, BERITA UIN Online – Setelah dengan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk, UIN Jakarta kembali menandatangani naskah Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) dalam Program Mahasiswa Magang Bersertifikat (PMMB). Acara penandatanganan naskah kerja sama dilakukan di Kantor Pusat PT KAI di Bandung, Kamis (29/8/2019). Selain UIN Jakarta, ada 26 perguruan tinggi negeri dan swasta lain di Indonesia yang juga ikut menandatangani kerja sama kemitraan tersebut.

Naskah kerja sama UIN Jakarta ditandatangani oleh Wakil Rektor Bidang Kerja Sama Andi Faisal Bakti. Sedangkan dari pihak PT KAI ditandatangani Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum Ruli Adi. Turut menyaksikan Direktur Eksekutif Forum Human Capital Indonesia (FHCI) Sofyan Rohidi serta sejumlah jajaran PT KAI.

Ruli Adi mengatakan, kerja sama bidang PMMB dilakukan guna menjalin kemitraan antara dunia pendidikan dan dunia industri (link and match). Tujuannya agar mahasiswa memiliki pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman di bidang yang sesuai dengan disiplin ilmunya.

Selain itu, kata dia, kerja sama ini juga merupakan salah satu komitmen PT KAI terhadap perguruan tinggi dalam membantu mahasiswa memperoleh pengalaman kerja. Sebab, tak jarang dunia usaha menuntut lulusan perguruan tinggi memiliki pengalaman bekerja saat melamar pekerjaan.

“Nah, dengan adanya PMMB para mahasiswa atau para lulusan perguruan tinggi sudah memiliki pengalaman dan mudah pula memperoleh pekerjaan,” katanya.

Ruli mengatakan, kerja sama dengan perguruan tinggi akan terus dilakukan seiring dengan tuntutan dunia usaha. Program ini sekaligus sebagai tindak lanjut dari inisiasi yang dilakukan Kementerian Badan Usaha Milik Negara dan FHCI.

Sementara itu, Andi Faisal Bakti mengungkapkan, sudah saatnya UIN Jakarta membuka wawasan baru bagi mahasiswanya untuk mengenal dunia kerja sejak awal. Program ini sangat positif dilakukan sehingga mahasiswa selain akan memperoleh keterampilan juga memiliki jaringan dengan dunia kerja selepas lulus nanti.

Hal lain yang lebih penting, kata Andi, PMMB juga sesuai dengan kururikulum baru UIN Jakarta yang mengharuskan lulusannya memiliki surat keterangan pendamping ijazah (SKPI). Artinya, mahasiswa yang lulus tak hanya memperoleh ijazah tapi juga sertifikat keahlian tersebut.

Andi mengakui program ini belum sepenuhnya terlaksana dengan baik. Namun, pihaknya berjanji akan terus mendorong mahasiswa magang di berbagai perusahaan dan instansi.

“Insya Allah, ke depan kita akan usahakan banyak mahasiswa yang magang. Bahkan dapat dijadikan sebagai alternatif penyelenggaaran program kuliah kerja nyata,” katanya.

PMMB yang dilakukan di PT KAI bagi mahasiswa perguruan tinggi kali ini merupakan gelombang kedua setelah gelombang pertama berhasil dilaksanakan. PMMB akan berlangsung selama enam bulan terhitung sejak 2 September 2019 hingga 28 Februari 2020.

Selama magang, mahasiswa akan bekerja secara penuh di tiga anak perusahaan PT KAI, yaitu PT Commuter Indonesia, PT Reska Multi Usaha, dan PT KA Logistik. Masing-masing anak perusahaan tersebut akan ditempati oleh sembilan mahasiswa magang.

Mahasiswa yang berhasil magang dan lulus penilaian akhir akan diberikan sertifikat magang. Sementara bagi yang tidak lulus akan diberi berupa surat keterangan magang.

Untuk gelombang kedua, mahasiswa UIN Jakarta hanya satu orang yang diberi kesempatan magang, yakni Eldira Puspa Juwita dari Jurusan Ilmu Hukum Fakultas Syariah dan Hukum. Eldira akan magang di bagian sumber daya manusia PT Reska Multi Usaha, perusahaan yang bergerak di bidang logistik makanan dan sarana perparkiran. (ns)

Share This