Gedung Rektorat, BERITA UIN Online – UIN Jakarta menduduki peringkat pertama nasional penerimaan calon mahasiswa baru pada pilihan program studi (prodi) di pilihan pertama dalam sistem seleksi jalur Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) untuk tingkat UIN dan PTKIN se-Indonesia.

Berdasarkan data dari Panitia UM-PTKIN per 25 Juni 2020 pukul 11.27 WIB, peminat prodi pada pilihan pertama mencapai 7.313 peserta, pilihan kedua 6.234 peserta, dan pilihan ketiga 5.569 peserta.

Dengan demikian total peminat yang memilih prodi di UIN Jakarta mencapai angka total 19.116 peserta. Demikian siaran pers Humas UIN Jakarta yang diterima BERITA UIN Online, Kamis (2/7/2020).

Sedangkan untuk IAIN peringkat pertama pada pilihan prodi pertama diduduki IAIN Tulung Agung, Jawa Timur, dengan jumlah peminat mencapai 3.696 peserta, pilihan kedua 3.962 peserta, dan pilihan ketiga 3.749 peserta total 11.407 peserta. Kemudian untuk STAIN, pilihan pertama diduduki STAIN Majene, Sulawesi Barat, dengan jumlah 299 peserta, pilihan kedua 269 peserta, dan pilihan ketiga 273 peserta total 841 peserta.

Sementara itu, untuk 10 besar tingkat UIN pada peminat pilihan pertama, UIN Makassar, Sulawesi Selatan, menduduki urutan kedua sebanyak 6.650 peserta. Disusul UIN Yogyakarta (6.109 peserta), UIN Bandung (5.988 peserta), UIN Surabaya (4780, UIN Lampung (4.087 peserta), UIN Sumatera Utara (4.020 peserta), UIN Palembang (3.920 peserta), UIN Aceh (3.512 peserta), dan UIN Malang (3.492 peserta).

UM-PTKIN merupakan sistem seleksi bersama yang diikuti oleh 58 PTKIN (UIN/IAIN/STAIN) se-Indonesia plus Fakultas Agama Universitas Singaperbangsa, Karawang, Jawa Barat. Jalur UM-PTKIN menawarkan 1.197 prodi yang bersifat keagamaan. Sementara total kuota yang disediakan secara nasional terdapat 73.770 kursi.

Dalam penerimaan mahasiswa baru melalui jalur UM-PTKIN, baik untuk kelompok IPA maupun IPS, calon peserta dapat memilih minimal satu prodi dan maksimal tiga prodi. Urutan dalam pemilihan prodi menyatakan prioritas pilihan.

UIN Jakarta pada sistem seleksi bersama ini menawarkan sebanyak 30 prodi dengan total kuota sebesar 1.338 kursi. (ns)

Share This