Auditorium Harun Nasution, BERITA UIN Online— UIN Jakarta bekerja sama dengan Federasi Mountaineering Indonesia (FMI) serta Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI), menggelar Studium General dan pameran kemaritiman.

Acara yang juga mengikutsertakan UKM ARKADIA UIN Jakarta tersebut, dilaksanakan pada, Rabu-Kamis (10-11/07), dan mengusung tema Mencintai Indonesia dari Kedalaman Laut Hingga Puncak Gunung.

Hadir sebagai narasumber pada acara yang dibuka oleh Rektor UIN Jakarta Amany Lubis tersebut, lima orang pemateri professional dalam bidangnya. Kelima pemateri tersebut antara lain, Zulfahmi Rami (Kordinator Bidang Organisasi PB FMI), Wisnu Wirayawan (Kodinator Bidang Keselamatan Mountaineering PB FMI), Harley B Sastha (Kodinator Bidang Kegiatan PB FMI), dan Bima Saskuandra (Kodinator Bidang Peneliti PB FMI), serta yang terakhir Ripto Mulyono selaku Dewan Penasehat PB FMI.

Dalam sambutannya, rektor mengapresiasi serta menyabut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Dirinya menegaskan, bahwa memelihara kelestarian alam merupakan kewajiban setiap individu yang ada di Indonesia. Selain itu, memelihara kelestarian alam akan bernilai ibadah dan mendapatkan pahala dari Allah Swt.

Hal yang sama diungkapkan pula oleh Ketua Umum POSSI, Buyung Lalana dalam sambutannya di hadapan para peserta seminar yang hadir. Buyung mengatakan, bahwa negara Indonesia secara geografi memiliki banyak sekali keuntungan, yang apabila dilestarikan mampu menjadi aset negara yang tak ternilai harganya.

Sementara itu, dalam pemaparannya, para narasumber ahli baik dalam bidang olahraga menyelam maupun mendaki gunung, secara umum menjelaskan bagaimana teknik menyelam yang baik dan benar, mendaki gunung dan menyelam sembari menjaga kelestarian alam agar tidak rusak dan punah, serta bagaimana menjaga keselamatan ketika melakukan kedua aktivitas olahraga tersebut.

“salah satu tujuan diselenggarakannya acara ini adalah menumbuhkan cinta tanah air dari dasar laut sampai kepuncak gunung, dan memberikan pembelajaran bagaimana cara menyelam, mendaki dan cara menjaga lingkungan agar tidak rusak. Karena, bagi kami semua kegitan seperti halnya mendaki itu harus belajar dulu dan paham betul sehingga keselamatan dapat terjamin,” ujar Dwi Bahari Astuti, selaku Sekretaris Jenderal PB FMI.

Kampus UIN Jakarta, tambah Astuti, merupakan kampus perdana yang ditunjuk sebagai tempat pelaksanaan acara tersebut, sebelum kampus lainnya. Pasalnya, UIN Jakarta merupakan kampus yang selalu aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan pencinta alam, terutama UKM yang ada di UIN Jakarta.

“Hal ini dapat membangkitkan daya tarik generasi muda, sehingga tertarik untuk bergabung dengan UKM yang berkaitan dengan alam, bahkan jika digeluti bisa jadi propesi yang menjanjikan,” tandas Dwi sekaligus mengakhiri pembicaraan. (lrf/elsa)

Share This