Jakarta, BERITA UIN Online— UIN Jakarta dan IAIN Kendari menyepakati kerjasama lebih erat pengembangan tri dharma perguruan tinggi. Kerjasama diharap saling meningkatkan kualitas akademik dan kelembagaan kedua perguruan tinggi keagamaan Islam negeri ini. kesepakatan sendiri dituangkan dalam naskah kerjasama yang ditandatangani kedua pimpinan di Jakarta, Rabu (19/02/2020).

Kedua pimpinan penandatanganan naskah kerjasama masing-masing Rektor UIN Jakarta Prof. Dr. Hj, Amany Lubis dan Rektor IAIN Kendari Prof. Dr. Faizah Binti Awad, M.Pd. Penandatangan dilakukan di sela-sela Rapat Kerja Pimpinan IAIN Kendari tahun 2020 yang berlangsung di Jakarta. Turut menghadiri penandatanganan ini para pimpinan IAIN Kendari.

Menanggapi kerjasama itu, Rektor Amany berharap UIN Jakarta-IAIN Kendari bisa menjadi mitra terbaik bagi pencapaian ikhtiar pengembangan akademik masing-masing lembaga. Terlebih, IAIN Kendari sendiri memiliki visi Menjadi Pusat Pengembangan Kajian Islam Interdisipliner di Kawasan Asia Tahun 2045.

“Semoga kesepakatan kerjasama ini menjadikan kita mitra yang saling memperkuat ikhtiar bersama dalam pengembangan keilmuan di tanah air,” harapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Rektor Amany juga diminta menjadi narasumber pengembangan akademik dan kelembagaan UIN Jakarta. Dalam paparannya, ia menilai IAIN Kendari memiliki potensi untuk terus meningkatkan kemajuan yang telah dicapainya.

Salahsatunya, IAIN Kendari merupakan salahsatu anggota Rabithah al-Jamiat al-Islamiyah atau liga Universitas Islam dunia dari total 14 universitas nasional bersama UIN Jakarta. Total anggota Rabithah al-Jamiat al-Islamiyah sebanyak 120 universitas dunia.

Menurutnya, keanggotaan ini bisa dimanfaatkan perguruan tinggi Islam nasional untuk menjalin kerjasama akademik dalam taraf internasional. Para akademisi dan pimpinan universitas anggota liga bisa diajak kerjasama seperti penyelenggaraan konfrensi akademik dan kerjasama publikasi.

“Keanggotaan memungkinkan diundang dalam konferensi akademik. Atau bahkan menjadi penyelenggara konferensi akademik itu sendiri,” paparnya.

Dengan berbagai prodi dan dosen yang dimiliki, sambung Rektor Amany, IAIN Kendari juga bisa melakukan internasionalisasi melalui penjaringan mahasiswa dari berbagai kawasan, terutama Asia Tenggara. Para pelajar Muslim dari berbagai negara seperti Thailand, Filipina, Vietnam, Kamboja, dan berbagai negara lain bisa ditawarkan untuk belajar di IAIN Kendari.

“Jangan menganggap diri kecil. Dengan potensi yang ada, kita bisa mengembangkan diri menjadi perguruan tinggi terbaik,” pesannya. (mi/zm)

Share This