Ruang Diorama, BERITA UIN Online – UIN Jakarta akan selalu berkomitmen pada terciptanya perdamaian dunia. Hal itu dilakukan untuk menjaga keharmonisan antar sesama warga bangsa dan demi kemanusiaan.

Hal itu dikatakan Rektor UIN Jakarta saat memberikan sambutan pada penyelenggaraan World Alliance of Religions Peace (WARP) Summit Indonesia ke-5 di Auditorium Harun Nasution, Selasa (10/9/2019). “Kita selalu mengupayakan terciptanya perdamaian dunia, karena perdamaian adalah dambaan setiap manusia,” katanya.

Rektor mengatakan, di UIN Jakarta komitmen perdamaian antarbangsa dibangun melalui berbagai kegiatan, seperti diskusi dan pertukaran mahasiswa di berbagai negara. Bahkan di kalangan mahasiswa pun isu-isu perdamaian kerap disuarakan sebagai bentuk kepedulian guna mewujudkan keharmonisan dan kedamaian manusia.

“Insya Allah, komitmen lain UIN Jakarta terhadap isu perdamaian juga akan diwujudkan dengan dibukanya Program Magister Resolusi Konflik,” katanya.

Penyelenggaraan WARP Summit Indonesia ke-5 berlangsung sederhana. Sejumlah tokoh perdamaian dunia ikut hadir. Mereka memberikan pernyataan bersama tentang pentingnya dunia damai. Selain memberikan pernyataan bersama, mereka juga mendandatangani petisi perdamaian dunia untuk kemanusiaan.

Di antara tokoh yang hadir dan mendatangani adalah Rektor UIN Jakarta Amany Lubis, Wakil Rektor Bidang Kerja Sama Andi Faisal Bakti, Ketua MPR RI (2013-2014) Mayjen Pol (Pur) Sidarto Danusubroto, pengacara Elza Syarief, pengamat terorisme Wawan Purwanto, dan anggota DPD perwakilan Sumatera Utara Parlindungan Purba. Setelah itu acara dilanjutkan dengan mengadakan foto bersama.

Sejumlah mahasiswa yang hadir di Auditorium saat itu juga serentak menyerukan perdamaian dengan membentangkan poster berukuran kecil bertuliskan “peace letter” dan “happiness peace”. (ns)

Share This