Jakarta, BERITA UIN Online—  Tiga mahasiswa pascasarjana sejarah terpilih menjadi penerima Professor Azyumardi Azra Scholarships atau PAAS yang diluncurkan pada Tasyakuran dan Peluncuran 8 Buku Prof. Dr. Azyumardi Azra CBE di Jakarta, Rabu (4/3/2020).  PAAS sendiri lahir dari inisiatif Social Trust Fund (STF) UIN Jakarta dalam mendorong penelitian sejarah dan filantropi Islam yang menjadi perhatian Prof Azra maupun STF UIN Jakarta sendiri.

Dalam rilis STF UIN Jakarta yang diterima BERITA UIN Online, Kamis (5/3/2020) Ketiga mahasiswa yang beruntung antara lain Akhmad Yusuf dan Sholahuddin al-Ayyubi dari Prodi Magister Sejarah dan Kebudayaan Islam FAH UIN Jakarta serta Endi Aulia Garadian dari Departmen Sejarah FIB Universitas Indonesia. Dengan PAAS, masing-masing penerima beasiswa mendapat bantuan biaya pendidikan kuliah sepanjang satu semester atau biaya riset bagi penulisan tesis.

Direktur STF UIN Jakarta, Prof. Dr. Amelia Fauzia menuturkan, PAAS diluncurkan sebagai bagian dari ikhtiar melanjutkan tradisi kesarjanaan di bidang sejarah maupun filantropi Islam yang menjadi dedikasi keilmuan Prof Azra sekaligus pengabdian sosial STF UIN Jakarta. “Semangat dari PAAS  ini adalah melahirkan inteleketual muslim baru sekaligus sejarawan yang terus bisa menyemaikan nilai-nilai yang ditularkan Prof. Azyumardi,” katanya.

Diketahui, Profesor Azra merupakan salahsatu Guru Besar UIN Jakarta yang produktif dalam melakukan penelitian dan penulisan sejarah yang cukup berpengaruh. Beberapa karyanya seperti Jaringan Ulama Timur Tengah dan Kepulauan Nusantara Abad XVII & XVIII menjadi rujukan sekaligus peletak dasar aktifitas penulisan sejarah koneksi dan aktifitas para ulama Nusantara dalam membangun tradisi keilmuan Islam di kawasan ini.

“Mengabdikan nama Azyumardi Azra sebagai sebuah program beasiswa sehingga dapat menghadirkan para ilmuan dengan nilai-nilai universalisme Islam di tengah-tengah kemanusiaan kita,” kata Amelia lagi.

Atas dasar itu, PAAS kemudian difokuskan pada pemberian bantuan beasiswa studi dan riset bidang sejarah dan filantropi Islam. Sedang ketiga mahasiswa penerima beasiswa PAS sendiri tengah melakukan riset akhir mereka.

Yusuf tengah menulis riset bertopik Praktik Filantropi Komunitas Arab di Batavia tahun 1900-1945 M, sedang Sholahuddin Al Ayyubi meneliti riset dengan judul Perang Dagang Orang Arab dan Orang Tionghoa di Batavia Abad Ke-19 M. Adapun Endi menulis riset dengan judul Negara, Feodalis, dan Masyarakat Sipil: Kas Masjid dalam pusaran Otoritas 1882-1942 M.

Mengingat besarnya peran beasiswa ini, dua lembaga sosial filantropi lain turut berkomitmen mengembangkan beasiswa ini, yakni LAZIS Muhammadiyah dan Dompet Dhuafa. Selanjutnya, STF UIN Jakarta juga mengundang individu dan lembaga sosial dengan concern yang sama mengembangkan program ini bagi penguatan studi sejarah dan filantropi Islam. (zm)

Share This