Gedung Rektorat, BERITA UIN Online— UIN Jakarta menyediakan kuota penerimaan mahasiswa baru program sarjana tahun akademik 2020/2021 sebanyak 6.320 orang. Kuota ini ditetapkan melalui Surat Keputusan Rektor UIN Jakarta Nomor 43 Tahun 2020 tentang Kuota Penerimaan Mahasiswa Baru Program Strata Satu, Program Profesi, Program Magister, dan Program Doktor Tahun Akademik 2020/2021.

“Bahwa untuk tertib administrasi serta kelancaran dalam pelaksanaan penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2020/2021, perlu menetapkan kuota penerimaan mahasiswa baru pada UIN Syarif Hidayatullah Jakarta,” sebut Surat Keputusan tersebut seperti dikutip BERITA UIN Online, Senin (9/3/2020).

Surat Keputusan menyebutkan, kuota 6.320 orang mahasiswa baru terdistribusikan melalui lima jalur seleksi. Kelimanya, yakni Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN PTKIN), Ujian Masuk Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (UM-PTKIN), Seleksi Bersama perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), dan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) Mandiri.

Pada jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi, UIN Jakarta menyediakan kuota bagi 941 orang mahasiswa baru. Melalui jalur seleksi SPAN PTKIN, UIN Jakarta menyediakan kuota bagi 942 orang mahasiswa baru.

Lalu, melalui jalur UM-PTKIN, UIN Jakarta menyediakan kuota 1.306 orang mahasiswa baru. Sementara di jalur SBMPTN, UIN Jakarta juga menyediakan kuota cukup banyak, yakni 1206 orang mahasiswa baru.

Terakhir, di jalur seleksi SPMB Mandiri, UIN Jakarta menyediakan kuota bagi 1.931 orang mahasiswa baru. Dengan demikian, dari total jalur seleksi ini, distribusi kuota terbanyak ditargetkan dari jalur SPMB Mandiri.

Diketahui, SNMPTN merupakan salahsatu jalur seleksi mahasiswa baru dengan mekanisme seleksi melalui penelusuran prestasi akademik melalui rapor dan portofolio akademik. Periode pendaftaran jalur seleksi ini adalah 12-25 Februari 2020 dan masa pengumuman hasil kelulusan pada 4 April 2020.  Informasi seleksi bisa diakses pada https://www.snmptn.ac.id.

Jalur seleksi kedua adalah SBMPTN. Jalur ini merupakan jalur seleksi dengan ujian tulis yang dilakukan 85 perguruan tinggi negeri nasional, termasuk UIN Jakarta.

Seperti halnya SNMPTN, SPAN PTKIN merupakan seleksi nasional di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri berdasarkan penjaringan prestasi akademik dengan menggunakan nilai rapor dan prestasi lain, tanpa ujian tertulis. Berbeda dengan SNMPTN yang menawarkan prodi keilmuan umum, SPAN PTKIN menawarkan prodi berbasis keislaman.

Masa pendaftaran SPAN PTKIN sendiri berlangsung mulai 03-28 Februari sampai  dengan seleksi dalam dua gelombang, 02-13 Maret 2020 dan 16-20 Maret 2020. Pengumuman kelulusannya sendiri diagendakan  pada 10 April 2020. Informasi pendaftaran jalur SPAN PTKIN bisa diakses melalui laman https://span-ptkin.ac.id/page.

Jalur seleksi keempat, UM-PTKIN adalah model seleksi nasional oleh seluruh PTKIN baik kelompok Universitas Islam Negeri (UIN), Institut Agama Islam Negeri (IAIN), dan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) seluruh Indonesia. Masa pendaftaran jalur ini berlangsung 15 April-1 Juni 2020 dan ujian tulis pada 15-24 Juni 2020 serta pengumuman kelulusan pada 3 Juli 2020.

Terakhir, SPMB Mandiri merupakan jalur seleksi yang dilakukan secara mandiri oleh UIN Jakarta. Masa pendaftaran jalur ini berlangsung mulai 5 April 2020-15 Juli 2020 dan pelaksanaan ujian pada 20-26 Juli 2020. Pengumuman kelulusannya sendiri diagendakan pada 31 Juli 2020.

Terpisah, Kepala Bagian Akademik UIN Jakarta Dr. Rasi’in mengatakan berbagai jalur masuk ditawarkan dengan desain seleksi yang transparan. Ini bertujuan memberi peluang yang sama bagi seluruh pendaftar dalam mengakses peluang belajar di UIN Jakarta. “Karena itu, bagi yang belum mendaftar, silahkan mendaftar melalui jalur-jalur yang sudah disediakan,” sambungnya lagi. (usa/zm)

Share This