Kampus UIN, BERITA UIN Online – Lembaga Sosial Kemanusiaan atau Social Trust Fund (STF) UIN Jakarta bekerja sama dengan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Ranita melakukan aksi penggalangan dana untuk korban gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat, di kampus UIN Jakarta, Jumat (3/8/2018).

Aksi penggalangan dana bertajuk “Dari Kita untuk Lombok” itu ilakukan sejak 1 Agustus 2018 hingga misi kemanusian di Lombok selesai. “Untuk penutupan donasi kita tidak bisa pastikan, karena kita menyesuaikan program relawan kemanusian di Lombok. Jadi, selama kegiatan masih berlangsung kita masih melakukan penggalangan dana,” ujar Tika Nurlita, Koordinator Penggalangan Dana Gempa Lombok.

Menurut Tika, bantuan kemanusiaan oleh Ranita dan STF tak hanya berupa uang melainkan juga orang. Setidaknya, lanjut dia, ada dua relawan yang akan dikirim ke Lombok, yaitu Mujahidin (mahasiswa Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin semester 9) dan Tia Apriliani (mahasiswa Jurusan Pendidikan Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) semester 9. Rencana keberangkatan relawan dijadwalkan pada 5-6 Agustus 2018 hingga misi kemanusian selesai atau maksimal 14 hari setelah keberangkatan.

“Tidak hanya membantu berupa materi tetapi nantinya tim relawan juga akan mendampingi korban gempa secara psokologi sosial, karna pasti banyak anak yang trauma dengan kejadian tersebut,” katanya.

Tika berharap aksi penggalangan dana sedikit meringankan beban korban gempa Lombok dan bantuan yang dikirimkan tepat sasaran.

Harapan senada juga diungkapkan Dewi Maryam, Ssisten Program STF. Ia mengatakan para korban gempa agar tidak berlarut dalam kesedihan. Bantuan yang dikirim STF dan Ranita akan berfokus pada program jangka panjang, seperti perbaikan fasilitas pendidikan dan tempat ibadah.

“Untuk itu kami imbau kepada warga sivitas akademika UIN Jakarta atau siapa pun dapat membantu saudara-saudara kita yang tertimpa musibah di Lombok. Bantuan dana dapat dikirimkan melalui Rekening BNI Nomor 026.5536.255 A.n. Social Trust Fund UIN Jakarta,” ujar Dewi.

Seperti diberitakan, pada Minggu (29/7/2018) pagi gempa bermagnitudo 6,8 SR mengguncang Lombok dan sekitarnya. Akibatnya, banyak korban jiwa dan luka berjatuhan serta kerusakan fisik lain. Ribuan korban selamat pun terpaksa harus diungsikan ke daerah aman. (ns/luciana amanda)

Share This