Yogyakarta, BERITA UIN Online— Sejumlah staff Bagian Umum UIN Jakarta melakukan studi banding langsung ke Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Kamis (07/11/2019). Studi banding ke salahsatu universitas tertua nasional ini dipimpin langsung Kepala Biro AUK UIN Jakarta Dr. H. Rudi Subiyantoro, M.Pd didampingi Kepala Bagian Umum Drs. H. Edy Suandi.

Studi banding ke kampus ini diterima langsung Sekretaris Eksekutif Rektor UGM Drs. Gugup Kismono, M.B.A., Ph.D. Turut mendampingi Gugup, sejumlah pimpinan lain di lingkungan UGM seperti Direktur Aset: Dr. Ing. Ir. Djoko Sulistyo, Kepala Bagian Tata Usaha dan Rumah Tangga Evie Ratna Palupi SS, Kepala Subbagian Tata Usaha Erna Widayati SE dan Kepala Subbagian Rumah Tangga Ismi Wulandari SE.

Dalam sambutannya, Gugup menyampaikan terimakasih seluruh sivitas UGM atas kunjungan studi banding yang dilakukan UIN Jakarta. Selain mempererat hubungan kedua universitas, ia berharap studi banding bisa saling memberikan masukan atas peningkatan kualitas layanan bagi masing-masing universitas.

“Baik UGM maupun UIN Jakarta merupakan dua universitas yang banyak diharapkan masyarakat. Peningkatan kualitas layanan jadi prasyarat penting di dalamnya,” katanya.

Pada studi banding yang dilakukan hampir tiga jam berlangsung pemaparan best practice layanan tata usaha, rumah tangga, bahkan tata kelola aset di lingkungan UGM. Pada tata usaha misalnya dipaparkan tentang orientasi layanan persuratan berbasis elektronik dan paperless.

Terkait itu, Evie mengungkapkan, UGM sejak beberapa tahun terakhir mengembangkan aplikasi surat berbasis elektronik sekaligus paperless, Internal Electronic Mailing System atau InEMS. Menurutnya, sistem ini dibuat untuk mengakomodasi surat menyurat formal di lingkungan UGM seperti disposisi dan memo.

Melalui aplikasi ini, lanjutnya, layanan persuratan di lingkungan UGM bisa dilakukan secara cepat, tepat, dan efisien. Pengirim bisa melihat distribusi surat yang diajukan dengan hanya mengakses melalui layanan digital.

“Aplikasi ini akan terus kita kembangkan dalam memudahkan layanan di lingkungan UGM,” katanya.

Pada kesempatan itu, Gugup juga mengungkapkan optimalisasi penggunaan layanan berbasis internet dalam mendekatkan UGM ke khalayak publik. Selain media website, UGM juga memaksimalkan penggunaan media sosial dalam menyampaikan informasi kepada publik.

“Kita lihat juga berdasarkan kecenderungan saat ini yang berbasis elektronik. Pesan bisa diakses publik secara cepat, kapan dan dimana pun publik berada,” katanya.

Mewakili tim studi banding Kepala Biro AUK UIN Jakarta mengucapkan terimakasih atas sambutan dan kesempatan studi banding yang diberikan sivitas UGM. “Sebab bagaimana pun, UGM merupakan universitas sarat pengalaman dalam memberikan layanan akademik dan kelembagaan terbaik,” katanya. (znm/zm)

Share This