Gedung SPs, BERITA UIN Online – Sekolah Pascasarjana (SPs) UIN Jakarta memundurkan jadwal pelaksanaan Ujian Akhir Semester (UAS) pada perkuliahan semester genap tahun akademik 2017/2018. Semula, jadwal UAS untuk mahasiswa Program Doktor dan Program Magister itu akan dilaksanakan pada 25-29 Juni 2018. Namun, karena satu dan lain hal, pelaksanaan UAS diundur menjadi 2-6 Juli 2018.

Pengunduran jadwal UAS, menurut Direktur SPs UIN Jakarta Masykuri Abdillah, salah satu pertimbangannya karena batas akhir waktu peng-input-an nilai secara online melalui Academic Information System (AIS) dan Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PD Dikti) pada Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi masih lama, yaitu hingga 20 Juli 2018.

“Tapi di luar alasan itu, para mahasiswa juga meminta agar UAS diundur. Alasan mereka karena harga tiket untuk liburan pulang kampung masih terbilang tinggi,” ujarnya kepada BERITA UIN Online, Jumat (29/6/2018).

Masykuri mengatakan, pengunduran diri waktu UAS sama sekali tidak mengganggu aktivitas apa pun. Pengunduran jadwal hanya persoalan teknis semata. “Mahasiswa pun tampaknya senang,” katanya.

Selain itu, dalam pelaksanaan UAS yang sudah diundurkan tersebut, pimpinan SPs UIN Jakarta meminta agar mahasiswa mengikuti ujian tersebut dengan baik. Mahasiswa juga diminta agar mengikuti UAS sesuai jadwal. Sebab, setelah itu tidak ada lagi UAS susulan.

“Tidak ada UAS susulan. Jadi, mahasiswa wajib mengikuti UAS sesuai jadwal mata kuliah masing-masing,” tandas Masykuri.

Pimpinan SPs UIN Jakarta mengancam mahasiswa yang tidak mengikuti UAS dari waktu yang ditentukan nilainya tidak akan dikeluarkan alias tidak dapat nilai. Oleh karena itu pimpinan SPs UIN Jakarta meminta mahasiswa memaklumi dan mengindahkan semua ketentuan yang ada. (ns)

Share This