Gedung SPs, BERITA UIN Online – Sekolah Pascacasarjana (SPs) UIN Jakarta menyeleksi sedikitnya 101 calon mahasiswa baru untuk program perkuliahan reguler semester ganjil tahun akademik 2019/2020. Seleksi digelar di kampus SPs UIN Jakarta selama dua hari pada 30-31 Juli 2019.

Kepada BERITA UIN Online, Kepala Subbagian Tata Usaha SPs UIN Jakarta Asriati, Selasa (30/7/2019), mengatakan, calon mahasiswa yang diseleksi terdiri atas program magister sebanyak 43 orang dan program doktor sebanyak 58 orang. Mereka merupakan sarjana S1 dan S2 lulusan dari berbagai jurusan serta perguruan tinggi terakreditasi. Seorang di antaranya berasal dari Yaman, yakni pada program doktor.

“Setelah syarat berkas sudah terpenuhi, mereka (calon mahasiswa baru, Red) kita lakukan seleksi tertulis dan wawancara untuk melihat kemampuan kognitifnya,” katanya.

Seleksi masuk SPs UIN Jakarta dilakukan dalam dua tahap atau dua sesi. Tahap pertama berupa tes tulis, yaitu Tes Potensi Akademik (TPA), English Proficiency Test (EPT), dan Test of Arabic as a Foreign Language (TOAFL), serta Tes Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (TIPA) khusus bagi peserta warga negara asing (WNA).

Sedangkan pada tahap kedua yang akan dilakukan Rabu (31/7/2019) besok, materi tes berupa ujian lisan, terdiri atas tes kemampuan bahasa Inggris dan Arab serta wawasan akademik dan keislaman (wawancara proposal tesis/disertasi).

Dalam pantauan BERITA UIN Online di lapangan, suasana tes tulis tampak berjalan lancar. Seleksi digelar di sejumlah ruangan kelas di lantai 2 dan lantai 3 gedung SPs UIN Jakarta, termasuk di ruang Resource Center di lantai 2 dan Ruang Teater di lantai 1. Tes tulis dimulai pada pukul 08.00 sampai pukul 14.00 dengan jeda shalat Zuhur.

Tes tulis diawasi langsung oleh sejumlah staf SPs UIN Jakarta dan staf Pusat Pengembangan Bahasa (PPB) yang dilibatkan dalam kepanitiaan. Setiap ruangan diawasi oleh seorang petugas pengawas, kecuali di ruang Resource Center dan Ruang Taeter yang masing-masing diawasi dua petugas pengawas.

Alhamdulillah selama seleksi berlangsung semua tidak ada kendala apa pun. Hanya saja memang terdapat beberapa calon mahasiswa yang datang telambat,” ujar Asriati.

Menurut dia, pengumuman hasil seleksi akan dilakukan pada 9 Agustus 2019. Calon mahasiswa yang sudah dinyatakan lulus wajib melakukan daftar ulang atau pembayaran kuliah pada 12-19 Agustus 2019. Setelah itu mahasiswa mengikuti masa Orientasi Studi yang digelar pada 21-23 Agustus 2019.

Program perkuliahan semester ganjil akan dilaksanakan pada awal September 2019 mendatang sampai Januari 2020. Waktu perkuliahan berlangsung secara reguler, yaitu pada Senin-Jumat mulai pagi sampai sore hari. (ns)

Share This