Gedung SPs, BERITA UIN Online – Sejak berdiri tahun 1982 hingga sekarang, Sekolah Pascasarjana (SPs) UIN Jakarta belum memilik organisasi alumni. Karena itu lembaga pendidikan tingkat lanjut yang membuka program magister dan doktor tersebut akan membentuk ikatan alumni (IKAL) SPs UIN Jakarta.

Hal itu disampaikan Direktur SPs UIN Jakarta Asep Saepudin Jahar kepada BERITA UIN Online di gedung SPs, Rabu (23/6/2021). “Organisasi alumni SPs UIN Jakarta mendesak dibentuk untuk mewadahi alumni yang banyak tersebar, baik di dalam maupun di luar negeri,” katanya.

Menurut Asep, pembentukan IKAL SPs UIN Jakarta bertujuan bukan saja sebagai wadah silaturahmi antaralumni melainkan juga untuk memperkuat jejaring informasi dan publkasi. Bahkan pembentukan organisasi alumni juga diharapkan dapat memberikan kontribusi pemikiran dan pengembangan ilmu pengetahuan, baik secara internal maupun eksternal.

Dalam rencana pembentukan organisasi alumni tersebut, Asep mengimbau agar seluruh alumni yang tersebar di dalam dan di luar negeri dapat bergabung dan memberikan kontribusinya.

Bagi alumni yang ingin bergabung, Asep menyilakan untuk mengisi data alumni melalui formulir online di laman http://bit.ly/ikalsps. Sementara bagi alumni yang sudah mengisi data juga diimbau untuk membantu menyebarluaskannya.

“Alumni SPs UIN Jakarta baik program S2 maupun S3 itu tersebar di mana-mana. Mereka bekerja di berbagai lapangan profesi, seperti birokrat, akademisi, peneliti, ulama, bidan, dan pengusaha,” kata Guru Besar bidang Ilmu Sosiologi Hukum Islam Fakultas Syariah dan Hukum itu.

SPs UIN Jakarta berdiri pada tahun 1982 dengan membuka program magister (S2) Program Studi Pengkajian Islam. Selang dua tahun kemudian (1984) dibuka program doktor (S2) dalam program studi yang sama.

Berdasarkan sumber resmi di SPs UIN Jakarta, saat ini jumlah lulusan sekolah tersebut mencapai 3.782 orang, terdiri atas lulusan program magister sebanyak 2.507 orang dan lulusan program doktor sebanyak 1.275 orang. (ns)

Share This