Balaraja, BERITA UIN Online— Kegiatan sosialisasi seleksi masuk kuliah di UIN Jakarta menyasar para santri se-Pondok Pesantren Daar el-Qolam, Gintung, Balaraja, Tangerang, Kamis (1/2/2018). Kegiatan sosialisasi yang dipimpin langsung Kasubag Publikasi dan Dokumentasi Feni Arifiani S.Ag MH disambut antusias para santri. Selain syarat dan proses seleksi, para santri juga bertanya soal biaya perkuliahan hingga prospek studi dengan dunia kerja.

Dalam presentasinya, Feni sendiri mengungkapkan, UIN Jakarta tahun ini kembali menerapkan lima jalur seleksi masuk bagi para calon mahasiswa. Kelimanya, Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) Jalur Penulusuran Potensi Akademik (PPA), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN PTKIN), Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN), dan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) Mandiri.

“Bagi siswa dan santri yang berminat masuk kuliah di UIN Jakarta, silahkan memilih jalur seleksi yang sesuai dari lima jalur seleksi yang ditawarkan,” paparnya.

Kesesuaian dimaksud, sambung Feni, adalah pemilihan prodi umum atau prodi agama baik melalui prestasi akademik maupun ujian tertulis. Jika siswa atau santri meminati prodi umum, ia bisa memilih jalur seleksi SNMPTN PPA dan SBMPTN. Bedanya, selain ujiannya dilakukan dalam periode terpisah, penilaian seleksinya juga berdasar prestasi akademik selama sekolah untuk SNMPTN PPA dan berdasar ujian tertulis pada SBMPTN.

Sebaliknya, jika meminati kuliah di prodi agama, siswa atau santri bisa mendaftar seleksi di jalur SPAN PTKIN dan UMPTKIN. Selain dilakukan dalam periode terpisah, pengukuran seleksi masing-masing juga didasarkan pada indeks prestasi akademik pada SPAN PTKIN dan pada hasil ujian tertulis pada UMPTKIN.

“Selain keempat jalur, para siswa dan santri bisa memilih jalur seleksi SPMB Mandiri dengan ujian tulis. Jalur ini bisa untuk mendaftar prodi umum maupun agama, sesuai jurusan saat masih SLTA,” paparnya lagi.

Ditemui usai presentasi, Feni kepada BERITA UIN Online menuturkan, UIN Jakarta menjadi salah satu perguruan tinggi negeri yang diundang pihak Pondok Pesantren Daar el-Qolam dalam ajang Daar el-Qolam Career Day and Education Fair 2018. Pada kegiatan tersebut, pihak pesantren mengundang 30-an perguruan tinggi dalam dan luar negeri untuk mensosialisasikan jalur seleksi masuk maupun informasi seputar perkuliah di kampus masing-masing.

“UIN Jakarta sendiri menempatkan Pondok Pesantren Daar el-Qolam sebagai salah satu sasaran sosialisasi prioritas. Sebab sebagai lembaga pendidikan berkualitas, pesantren ini terbukti jadi salah satu penyumbang mahasiswa UIN Jakarta berkualitas, baik prestasi akademik maupun non akademiknya,” tambahnya.

Dalam pantauan BERITA UIN Online, presentasi sosialisasi sendiri membuat para santri antusias menanyakan spesifikasi masing-masing jalur masuk, uang kuliah tunggal, peluang beasiswa, hingga prospek bidang studi dengan dunia kerja. Di akhir presentasi, para santri juga langsung menyerbu stand UIN Jakarta guna mendapatkan brosur dan seleksi masuk calon mahasiswa UIN Jakarta yang disediakan. (farah nh/yuni nk/zm)

Share This