Gedung Rektorat, BERITA UIN Online— Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Jakarta mengagendakan Sharia Event 2018 di kampus 1, Selasa-Kamis (23-25/10/2018). Kegiatan bakal diisi berbagai acara yang menegaskan karakter kesarjanaan mahasiswa FSH yang mendalami kesarjanaan hukum syariah sekaligus kesarjanaan hukum konvensional.

Demikian disampaikan Wakil Dekan FSH Dr. Yayan Sopyan di Gedung Rektorat, Senin (22/10/2018). Menurutnya, Sharia Event 2018 ini digelar dengan desain berbeda agar karakter kesarjanaan hukum syariah perguruan tinggi keagamaan Islam tetap terjaga.

“Kegiatannya didesain untuk menjaga nilai-nilai kesarjanaan syariah, meski tetap mempelajari kesarjanaan hukum konvensional,” katanya.

Kegiatan diawali dengan peluncuran dan bedah buku Rektor UIN Jakarta Prof. Dr. Dede Rosyada MA. Dalam buku berjudul Islamic Jurisprudence in Indonesia (UIN Jakarta Press: 2018) ini, penulisnya memetakan upaya sejumlah organisasi Islam Indonesia dalam menggali sumber sekaligus merumuskan jurisprudensi hukum Islam.

Selanjutnya, Sharia Event 2018 diisi dengan seminar nasional bertajuk Transformasi Nilai-Nilai Syariah  ke dalam Pembangunan Hukum Nasional. Hakim Agung MA Dr Yasardin dan Wakil Ketua Komisi Yudisial Maradaman Harahap MH dijadwalkan menjadi narasumber seminar ini.

Di saat yang sama, Sharia Event 2018 akan diisi lomba debat syariah dan musabaqoh qiraatul kutub atau lomba membaca kitab kuning. Selain itu, kegiatan ini akan diisi penyampaian pemenang lomba karya tulis ilmiah bidang syariah tingkat nasional.

“Dengan lomba debat syariah dan musabaqoh qiraatul kutub, kita ingin identitas kesarjanaan syariah tetap kuat dalam diri mahasiswa-sarjana FSH,” tandasnya lagi.

Di tepi lain, Yayan menambahkan, Sharia Event 2018 juga bakal diramaikan silaturahmi nasional tingkat dekan, wakil dekan, dan mahasiswa syariah. Selain menjalin komunikasi kelembagaan, silaturahmi nasional diharap memberi input peningkatan kualitas keilmuan syariah perguruan tinggi keagamaan Islam. (farah nh/yuni nk/zm)

Share This