SCImago Institutions Rankings 2026 Tempatkan UIN Jakarta dalam Daftar Perguruan Tinggi Kompetitif
Ciputat, Berita UIN Online— Lembaga pemeringkatan SCImago Institutions Rankings (SIR) 2026 menempatkan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dalam jajaran perguruan tinggi kompetitif di Indonesia, bersanding dengan berbagai perguruan tinggi terkemuka nasional lainnya. Capaian tersebut ditopang oleh keunggulan UIN Jakarta pada sejumlah bidang ilmu.
Bidang dengan capaian tertinggi adalah Religious Studies. Pada bidang ini, UIN Jakarta bersama-sama UIN Ar-Raniry Aceh dan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menjadi bagian dari tiga perguruan tinggi keagaman yang mencatatkan reputasi terbaik bidang studi-studi keagamaan dan keislaman di Indonesia.
Selanjutnya, UIN Jakarta mencatat prestasi tinggi pada bidang Hukum dan Filsafat dengan menempati ranking 6 besar nasional. Dalam bidang hukum, UIN Jakarta menempati posisi ke-6 nasional, bersanding bersama Universitas Diponegoro, Universitas Negeri Semarang, Universitas Gadjah Mada, dan Universitas Padjadjaran.
Prestasi serupa ditorehkan pada bidang Psikologi. UIN Jakarta berhasil masuk dalam enam besar perguruan tinggi terbaik tingkat nasional dalam pengembangan bidang psikologi. Posisi UIN Jakarta bersanding bersama sejumlah perguruan tinggi yang telah lama mengembangkan keilmuan psikologi seperti Universitas Airlangga, Universitas Indonesia, Universitas Negeri Padang, Universitas Negeri Yogyakarta, dan Universitas Negeri Malang.
Pada rumpun Arts and Humanities, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menempati peringkat ke-8 nasional. Dengan posisi ini, UIN Jakarta bersanding dengan Universitas Gadjah Mada, Universitas Sebelas Maret, Universitas Negeri Makassar, dan lainnya.
Di bidang Business, Management and Accounting, UIN Jakarta memang menempati posisi ke-33 nasional namun tetap menjadi yang terbaik di antara seluruh Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Pada peringkat ini, UIN Jakarta bersanding bersama Universitas Surabaya, Universitas Hasanuddin, Universitas Lampung, Universitas Multimedia Nusantara, Universitas Trisakti, dan Universitas Sriwijaya.
Pada bidang Economics, Econometrics and Finance, UIN Jakarta menempati posisi ke-31 nasional. Pada posisi ini, UIN Jakarta berdampingan bersama Universitas Hasanuddin, Universitas Sriwijaya, Universitas Negeri Yogyakarta, dan Universitas Andalas.
UIN Jakarta juga mencatatkan berbagai ranking membanggakan sekaligus menjadi representasi kelompok perguruan tinggi keagamaan. Diantaranya pada bidang Environmental Science dan Education.
Berdasarkan capaian pada berbagai bidang ilmu tersebut, UIN Jakarta berhasil menempati posisi 30 besar perguruan tinggi nasional secara keseluruhan (overall ranking). UIN Jakarta bersanding dengan sejumlah perguruan tinggi terkemuka nasional lainnya seperti Universitas Jenderal Soedirman, Universitas Jambi, Universitas Lambung Mangkurat, Universitas Sriwijaya, dan Universitas Pelita Harapan.
Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Asep Saepudin Jahar, M.A., Ph.D., menyatakan bahwa capaian tersebut menunjukkan semakin kuatnya posisi UIN Jakarta sebagai perguruan tinggi yang mampu bersaing pada level nasional maupun internasional.
“Capaian ini menunjukkan bahwa UIN Jakarta tidak hanya unggul dalam studi keislaman, tetapi juga semakin kompetitif dalam bidang-bidang ilmu lain seperti psikologi, hukum, humaniora, ekonomi, dan lingkungan. Ini adalah hasil kerja kolektif seluruh sivitas akademika dalam memperkuat budaya riset, publikasi, dan inovasi,” ujarnya.
Menurutnya, hasil pemeringkatan SCImago juga menjadi dorongan bagi UIN Jakarta untuk terus meningkatkan kualitas tridarma perguruan tinggi, memperluas kolaborasi internasional, serta memperkuat dampak penelitian terhadap masyarakat.
“Kami ingin memastikan bahwa berbagai capaian akademik ini tidak berhenti pada angka-angka pemeringkatan, tetapi benar-benar menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan dunia,” kata Rektor.
Diketahui, SCImago Institutions Rankings (SIR) merupakan klasifikasi lembaga akademik dan penelitian dunia yang disusun berdasarkan indikator gabungan dari tiga aspek utama, yakni kinerja penelitian, hasil inovasi, dan dampak sosial yang diukur melalui visibilitas web. Pemeringkatan ini menggunakan berbagai ukuran, mulai dari publikasi ilmiah, sitasi, paten, kolaborasi internasional, hingga eksposur media dan kontribusi hasil penelitian terhadap kebijakan publik. (zm)
