Rabu, 13 Januari 2021

Yang terhormat:

  1. Menteri Agama Republik Indonesia (Yaqut Cholil Qoumas)
  2. Ketua dan Sekretaris Senat UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
  3. Dewan guru besar yang hadir secara daring maupun luring
  4. Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI (Prof. Dr. H. Nizar Ali)
  5. Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI ( Prof. Dr. H. M. Ali Ramdhani)
  6. Para Wakil Rektor, Dekan, Ketua Lembaga/Pusat
  7. Para Tamu Kehormatan dari Kementerian dan Berbagai Lembaga
  8. Rekan Dosen, Tenaga Kependidikan dan seluruh civitas akademika UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
  9. Keluarga besar dari kedua guru besar yang dikukuhkan hari ini
  10. Serta hadirin sekalian yang kami muliakan.

 Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Sebagai  pendahuluan  dari  sambutan ini, marilah kita panjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan nikmat yang tidak terhingga sehingga pada hari yang berbahagia ini, kita masih diberikan kesempatan bisa berkumpul di Auditorium Harun Nasution UIN Jakarta dalam suasana terbatas akibat pandemi covid 19 yang belum kunjung reda dalam rangka pelaksanaan kegiatan yang sangat penting bagi keluarga besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, yaitu Pengukuhan Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Sholawat serta salam kita sampaikan kepada Nabi Besar Muhammad SAW, Sang Pencerah, yang telah membawa dan menerangi hati nurani kita menjadi manusia-manusia penuh kebaikan dan kemuliaan.

Atas nama pribadi maupun sivitas akademika UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dengan penuh kebanggaan, saya ingin memberikan selamat dan apresiasi atas dikukuhkannya 2 orang Professor baru kita yaitu Prof. Dr. Drs. Achmad Syahid, M.Ag sebagai Guru Besar Bidang Pemikiran Islam dan Prof. Bambang Suryadi, M.Ed, Ph.D sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Psikologi Pendidikan dan Konseling pada Fakulas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

 Bapak Menteri dan Hadirin yang berbahagia

Sebelum saya memulai sambutan ini, dalam rangka tahaddus binni’mah, izinkan saya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bapak menteri Agama RI yang telah memberikan apresiasi berupa penghargaan kepada UIN Syarif Hidayatullah Jakarta atas prestasi-prestasi yang dicapai dalam kegiatan Apresiasi Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (ADIKTIS) AWARD 2020 yang diselenggarakan Kementerian Agama RI pada tanggal 30 Desember 2020 lalu.

Dalam ajang ini, Alhamdulillah UIN Jakarta meraih 3 penghargaan yaitu (1) PTKI dengan Persentase Akreditasi Prodi A/Unggul Terbanyak. (2) PTKI dengan Professor Terbanyak. (3) PTKI Pemilik Jurnal Bereputasi terbanyak. Selain itu, UIN Jakarta juga menjadi nominee dalam 4 kategori yaitu (1) PTKI BLU Terbaik. (2) PTKI dengan Perpustakaan Berjejaring Internasional (3) PTKI dengan Prodi Bersertifikasi AUN-QA Terbanyak (4) PTKI dengan Pemilik Hak Kekayaan Intelektual Terbanyak.

Bagi UIN Jakarta, kehadiran penghargaan ini sangat penting sebagai apresiasi dan sekaligus pelecut agar kami bisa lebih baik lagi dalam menjamin mutu tata kelola perguruan tinggi berbasis good university governance dan kualitas pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan, dan pengabdian kepada masyarakat sehingga nantinya dapat menjadi perguruan tinggi bereputasi dunia.

Bapak Menteri dan Hadirin yang berbahagia

Dalam rangka mencapai cita-cita di atas, sebagai salah satu pilihan kebijakan strategis adalah dengan alih status dari BLU menuju PTN BH.  Melalui forum terbuka ini, dengan ini kami sampaikan kepada Bapak Menteri Agama bahwa Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta insyaallah menyatakan kesiapannya beralih status menjadi Perguruan Tinggi Berbadan Hukum (PTN BH).

Rencana alih status UIN Jakarta dari PTN berstatus Badan Layanan Umum (BLU) menjadi PTN Badan Hukum sesungguhnya merupakan isiatif lama dan telah diproses sejak tahun 2017 dan telah mendapat persetujuan dan rekomendasi Bapak Menteri Agama kala itu. Namun karena adanya pergantian pimpinan di Kementerian Agama dan UIN Jakarta, rencana tersebut sempat tertunda.

 Saat ini, Alhamdulillah seluruh dokumen persyaratan telah kami lengkapi dan telah kami sampaikan kembali ke Kementerian Agama. Besar harapan kami, seluruh proses alih status tersebut dapat dilanjutkan sesuai tata aturan yang berlaku dan disetujui sehingga tidak lama lagi UIN Jakarta bisa secara resmi dikukuhkan sebagai Universitas dengan status PTN BH.

Bapak Menteri dan Hadirin yang berbahagia

Pengukuhan 2 guru besar hari ini yaitu Prof. Dr. Achmad Syahid, M.Ag sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Pemikiran Islam dengan judul orasi ilmiah “Manusia-manusia Polymath” dan Prof. Bambang Suryadi, M.Ed. Ph.D sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Psikologi Pendidikan dan Konseling dengan judul orasi ilmiah “Religiusitas: Konsep, Pengukuran, dan Implementasi di Indonesia” sungguh memberikan optimism baru dalam rangka menambah kajian keilmuan di bidang pemikiran islam dan psikologi di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Kajian pemikiran islam sungguh memiliki spectrum dan lingkup yang begitu luas sehingga membuka peluang kreatifitas kajian yang terbuka. Kajian tokoh tokoh ilmuwan muslim misalnya sungguh sangat mencengangkan karena menghasilkan temuan yang luar biasa. Betapa tidak! Banyak sekali tokoh tokoh jenius muslim zaman lalu dengan multi keahlian yang disebut Polymath yang sangat sukses di zamannya.

Tersebutlah nama Muhammad Al-Khawarizmi, Ibnu Rushd, Ibnu Sina, Ar Razi, Abu Musa Jabir dan lain sebagainya. Ibnu Sina misalnya adalah seorang filsuf, ilmuwan, dan juga dokter. Begitu juga dengan Ibnu Rushd, seorang ilmuwan yang menguasai ilmu filsafat, logika, psikologi, kedokteran, matematika, geografi, hukum, fiqih, dan juga teologi.

Ke depan, besar harapan saya, muncul ilmuwan muslim polymath dari tanah air secara khusus UIN Jakarta yang memiliki multi talenta/keahlian di berbagai bidang yang pastinya akan sangat membanggakan kita semua.

Sementara itu, dalam konteks yang lain, kajian-kajian psikologi islam juga memiliki momentum yang besar untuk dikembangkan di tengah ketidakmampuan ilmu psikologi “umum” menyelesaikan banyak persoalan kehidupan masyarakat. Selama ini psikologi umum, jarang sekali memandang dari aspek akhlak yang mencoba melihat sesuatu dari sisi baik dan buruknya.

Maka dari itu, kehadiran psikologi Islam dan psikologi yang berkarakter spiritualitas agama sangat diharapkan bisa berkembang dengan baik dalam menjawab banyak fenomena perilaku manusia yang cenderung keluar dari kebiasaan, unik dan menarik.

Saya juga sangat berharap, di masa mendatang, banyak bermunculan para Psikolog Muslim dari UIN Jakarta yang akan mewarnai Indonesia dan dunia.

Bapak Menteri dan Hadirin yang berbahagia

Demikianlah sambutan ini saya sampaikan pada acara pengukuhan guru besar kali ini. Sekali lagi, selamat kepada Prof. Dr. Drs. Achmad Syahid, M.Ag sebagai Guru Besar Bidang Pemikiran Islam dan Prof. Bambang Suryadi, M.Ed, Ph.D sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Psikologi Pendidikan dan Konseling pada Fakulas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Semoga apa yang sudah kita capai saat ini menjadi kemaslahatan bagi UIN Jakarta dalam mengemban tugas-tugas keilmuan dan keislaman. Sedang apa yang kita rencanakan, mudah-mudahan Allah SWT memberikan jalan lapang bagi kita dalam merealisiasikan seluruh harapan tersebut.

Semoga Allah SWT yang  Maha Memiliki  Ilmu,  Maha  Pencipta, dan Maha Pemelihara kepentingan segenap umat manusia, senantiasa menganugerahkan bimbingan dan petunjuk-Nya kepada kita semua dalam memantapkan peran dan kontribusi UIN Jakarta untuk mewujudkan kehidupan sosial dan spiritual bangsa Indonesia yang lebih baik, kini dan esok hari.

 Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Ciputat, Rabu, 13 Januari 2021

Prof. Dr. Hj. Amany Lubis, MA

Share This
Beasswa Mahasiswa Terdampak Covid 19 STF