Bojongsari, BERITA UIN Online— Rektor UIN Jakarta Prof. Dr. Hj. Amany Lubis MA memberikan motivasi bagi para guru peserta Pendidikan Profesi Guru (PPG), FITK UIN Jakarta di Gedung PPG FITK, Bojongsari, Rabu (25/9/2019). Menurutnya, para guru dituntut makin kreatif dan inovatif dalam mendidik siswa-siswi harapan bangsa.

Dalam sambutannya, Rektor mengungkapkan, tugas guru tidak bisa sekedar dimaknai sebagai pelaku pendidikan, pengajaran, arahan dan evaluasi. Hal ini karena pentingnya peran seorang guru dalam menyiapkan anak bangsa. “Lebih dari itu, tugas seorang guru adalah membangun peradaban,” tandasnya.

Untuk itu, sambungnya, setiap guru dituntut terus mengembangkan kapasitas dirinya sehingga mampu menunaikan tugasnya dengan baik. Selain terus mengembangkan kapasitas akademiknya, seorang guru juga perlu meningkatkan kreatifitas dan inovasinya dalam mengajar.

Kegiatan pelatihan yang diselenggarakan selama beberapa bulan ke depan, sambungnya, perlu dimanfaatkan para guru peserta didik dalam menggali kreatifitas dan inovasinya dalam mengajar. Para dosen-instruktur pelatihan bisa dijadikan mitra mereka dalam menggali dan memanfaatkan kreatifitas inovasi tersebut.

“Saya hanya berpesan agar waktu pelatihan digunakan baik. Tdak hanya waktu, tapi juga ada bakat-bakat anda dimunculkan dalam kesempatan ini. Sehngga belajar dari sini, inovasi dan kreatifitas Anda bisa dimanfaatkan saat kembali ke sekolah masing-masing. Jangan terbiasa dengan rutinitas,” paparnya lagi.

Salah satu kreatifitas dan inovasi yang perlu dikembangkan para guru, sambungnya, adalah membiasakan menuliskan ide-ide mereka baik dari hasil bacaan maupun pengalaman. Tulisan-tulisan ini bisa mereka bagikan ke sesama rekan pendidik maupun diterbitkan untuk dibaca secara lebih luas.  “Anda harus biasa menulis. Biasakan menulis catatam harian. Jangan hanya menjadi pendengar. Tuliskan” sarannya.

Diketahui, tahun ini, FITK UIN Jakarta kembali mendapatkan amanat menggelar Pendidikan Profesi Guru (PPG) dalam Jabatan bagi para guru madrasah. Tak kurang dari 205 guru PAI dari berbagai madrasah menjadi peserta pendidikan yang dijadwalkan berlangsung sepanjang September-November mendatang.  (her/ali/zm)

Share This