Syahida Inn, BERITA UIN Online— Rektor UIN Jakarta Amany Lubis, memberikan pembekalan kepada 120 orang peserta Latihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai negeri Sipil (CPNS) Golongan III Kementerian Agama Republik Indonesia tahun 2019, Senin (24/09), di Aula Serbaguna Syahida Inn, kampus II UIN Jakarta.

Dalam pembekalan tersebut, Amany didampingi Kepala Balai Diklat Keagamaan Jakarta, Ahmad Sodiqin, Kasie Diklat Tenaga Administrasi, Mulyadi, dan Direktur Syahida Inn Ady Cahyadi, menjelaskan beberapa hal terkait pengembangan sumber daya manusia dan nilai-nilai terkait Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Menjadi ASN, merupakan langkah awal bagi saudara untuk mengabdikan diri khususnya di lembaga UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dan satuan kerja (satker) masing-masing. Oleh karena itu, hendaknya seorang ASN senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai dan aturan organisasi yang ada, sekaligus terus mengembangkan kemampuan dan keterampilan individu menjadi lebih baik,” pukas rektor.

Seorang ASN, sambung rektor, hendaknya bersikap netral terhadap percaturan politik yang terjadi saat ini. Jika memang ingin terjun ke dunia politik, hendaknya dia mengundurkan diri dulu dari keanggotaannya sebagai PNS/ASN.

“Hal itu semua, merupakan aturan yang harus senantiasa dipatuhi. Dengan demikian, maka kita akan menjadi seorang ASN yang berintegritas tinggi, professional, inovatif dan peduli serta bersih dari kasus KKN. Seperti kita ketahui bersama, bahwa hal tersebut termuat dalam UUD No 5 tahun 2014 tentang ASN,” jelas Amany.

Sebagai informasi, peserta yang berjumlah 120 orang tersebut, terdiri dari CPNS fungsional dan struktural, yang berasal dari Kalimantan Barat, Banten, dan DKI Jakarta, yang beberapa diantaranya akan mengabdikan diri di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. (lrf/Iqbal)

Share This