Gedung Rektorat, BERITA UIN Online – Rektor UIN Jakarta Amany Lubis menerima kunjungan sejumlah mahasiswa penerima beasiswa Dompet Dhuafa “Beastudi Etos” di ruang kerjanya, Selasa (23/4/2019). Kunjungan mahasiswa untuk melaporkan terkait rencana pengembangan program Desa Produktif yang dipusatkan di Kelurahan Rengas, Kecamatan Ciputat Timur, Tangerang Selatan.

Rektor Amany Lubis dalam sambutannya mengungkapkan, pihaknya sangat berterima kasih dengan inisiatif para mahasiswa yang membentuk program Desa Produktif. Ia berharap program tersebut dapat berjalan dengan baik sesuai rencana.

“Saya setuju dan programnya bagus. Nanti dapat disinergikan dengan Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) untuk pengembangannya,” ujarnya.

Para penerima beasiswa merupakan mahasiswa UIN Jakarta yang sedang menempuh pendidikan di berbagai fakultas dan program studi. Mereka saat ini tengah membangun dan mengembangkan proyek Desa Produktif sebagai salah satu kegiatannya.

Program Desa Produktif adalah program yang dirancang untuk mendorong dan menumbuhkan semangat masyarakat dalam memajukan desanya. Pengembangan desa memadukan antara unsur internal socio-dinamic dan program pembangunan sektoral yang ada, sehingga secara kualitas dan kuantitas dapat terlihat manfaatnya.

Pendamping Program Helmi Abdullah yang memimpin mahasiswa penerima beasiswa mengatakan, Desa Produktif fokus pada sektor pendidikan berkarakter dengan sasaran anak-anak usia dini dan sekolah dasar. Pendidikan karakter dilakukan secara kolaboratif antara pemuda, masyarakat, dan lingkungan keluarga.

“Kami meyakini bahwa pendidikan karakter dapat membentuk penyempurnaan diri individu secara terus menerus. Pendidikan karakter juga dapat melatih kemampuan diri demi kehidupan generasi muda ke arah yang lebih baik,” katanya.

Saat ini, menurut mahasiswa Program Magister Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah dan Hukum UIN Jakarta, itu Desa Produktif memiliki beberapa program unggulan. Di antaranya Social Project, yakni program pemberdayaan masyarakat yang menggunakan pendekatan triple-helix dari pembangunan ekonomi kerakyatan dan soaial guna menyiapkan revolusi industry 4.0 serta Technopreneure, yakni mengembangkan dan mewujudkan ide-ide dalam industri kreatif yang fokus pada teknologi digital.

“Program lainnya ada juga berupa riset, yakni melakukan berbagai penelitian dan publikasi jurnal ilmiah nasional dan internasional guna mewujudkan UIN Jakarta sebagai world class university,” jelasnya.

Kunjungan mahasiswa ke Rektor UIN Jakarta di antaranya didampingi Kepala Bagian Kemahasiswaan Ummu Baroat, Sekretaris Lembaga Penelitian dan Publikasi Mu’min Rauf, Staf PPM Tantan Hermansyah, dan Kepala Sub Bagian Kesejahteraan Mahasiswa Rosmayeni. (ns)

Share This