Gd. Rektorat, BERITA UIN Online— Rektor UIN Jakarta, Prof. Dr. Hj. Amany Burhanuddin Lubis MA, meminta sivitas akademika UIN Jakarta untuk terus meningkatkan kualitas dan kuantitas publikasi karya ilmiah. Selain menjaga tradisi akademik, peningkatan publikasi karya ilmiah merupakan salah satu Indikator Kinerja Utama (IKU) UIN Jakarta.

Demikian disampaikan Rektor saat membuka Rapat Pimpinan UIN Jakarta di Ruang Sidang Utama, lantai dua Gd. Rektorat, Rabu (16/01/2019). Rapat pimpinan diikuti para wakil rektor, dekan, ketua lembaga, kepala pusat, dan kepala bagian.

Rektor menuturkan, sesaat setelah dirinya dilantik menjadi Rektor UIN Jakarta periode 2019-2023, salah satu amanat penting yang diterimanya adalah terus meningkatkan kuantitas maupun kualitas publikasi karya ilmiah sivitas akademika. Peningkatan ini menjadi IKU penting UIN Jakarta sebagai lembaga pendidikan tinggi keagamaan Islam Negeri terdepan di Indonesia.

“Jumlah karya ilmiah dosen, mahasiswa, dan karyawan, diminta untuk terus dijaga, ditingkatkan di semua fakultas dan lembaga,” tandasnya.

Untuk itu, selain mendorong publikasi pada jurnal nasional terakreditasi maupun jurnal internasional terindeks, Rektor juga meminta pengelolaan jurnal akademik di lingkungan UIN Jakarta secara lebih serius. Keberadaan jurnal akademik menjadi sarana penting dalam publikasi karya ilmiah.

Diketahui, sepanjang tahun 2015-2018, jumlah artikel ilmiah yang berhasil dipublikasikan sivitas akademika UIN Jakarta dalam jurnal internasional terindeks SCOPUS mencapai 271 artikel. Merujuk pada data Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, UIN Jakarta sendiri berada pada posisi ke-4 untuk jumlah sitasi atas publikasi karya ilmiah dengan jumlah 17.845 sitasi. (zae)

Share This