Auditorium, BERITA UIN Online – Rektor UIN Jakarta Amany Lubis meminta mahasiswa agar menjaga nama baik alamater dan berakhlak. Rektor juga meminta mahasiswa menjelaskan kepada masyarakat tentang UIN Jakarta sebagai kampus Islam yang moderat.

Hal itu dikatakan Rektor saat memberi pengarahan di depan para calon peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) pada acara pembekalan yang digelar di Auditorium Harun Nasution, Rabu (1/5/2019). “Kalian adalah mahasiswa yang baik. Kalian harus bisa menjadi teladan dan berkontribusi positif bagi masyarakat,” katanya.

Menurut Rektor, KKN merupakan sarana pembelajaran bagi mahasiswa untuk hidup bermasyarakat. Oleh karena itu manfaatkan waktu KKN dengan baik melalui kegiatan-kegiatan positif dan produktif di tengah masyarakat.

“Kalian juga harus bangga dengan kampus UIN Jakarta, sebagai kampus terbaik dan bereputasi internasioal,” ujar perempuan yang mengaku telah berkeliling ke lebih dari 30 negara itu.

Jika di lokasi KKN terdapat warga non muslim, lanjutnya, mahasiswa diharapkan dapat mengedepankan sikap moderasi beragama dan menjelaskan tentang UIN Jakarta sebagai kampus moderat (washatiyah).

Pelaksanaan KKN yang digelar Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) ini diikuti oleh lebih dari 3.600 peserta. Mereka akan disebar di 200 titik lokasi di dua kabupaten, yakni Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dan Kabupaten Tangerang, Banten. Sedangkan waktu KKN akan berlangsung mulai 23 Juli hingga 22 Agustus 2019.

“Total peserta ada 200 kelompok yang dibagi masing-masing 100 kelompok di tiap kabupaten,” kata Ketua PPM Djaka Badranaya. (ns)

 

Share This