Ruang Diorama, BERITA UIN Online— Rektor UIN Jakarta Prof. Dr. Amany Lubis mendorong setiap program kerja fakultas dan program studi (prodi) dilakukan dengan berbasis akreditasi. Hal ini dilakukan guna menjaga kualitas akademik prodi yang sudah berakreditasi A atau meningkatkan kualitas akademik prodi yang masih berakreditasi B atau C.

Demikian disampaikan rektor saat melakukan audiensi laporan perkembangan akreditasi dan reakreditasi program studi sarjana, magister, maupun doktoral di lingkungan UIN Jakarta di Ruang Diorama, Kamis (14/02/2019). Laporan perkembangan dihadiri para wakil rektor, pengelola Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), dekan, dan para pengelola prodi.

Menurut rektor, akreditasi prodi merupakan satu hal penting dalam menjaga mutu akademik yang ditawarkan masing-masing. Sebagai tolok ukur, peringkat akreditasi terbaik harus menjadi target utama masing-masing prodi maupun fakultas yang menaunginya.

“Karena itu, saya berharap, semua kinerja kita harus berbasis akreditasi. Manajemen kita berbasis akreditasi,” tandasnya.

Dalam kesempatan tersebut, rektor juga menampung semua kendala yang ditemukan para pengelola prodi maupun fakultas dalam pengisian isian borang akreditasi. Tak hanya itu, rektor juga mendiskusikan solusi yang bisa ditempuh guna mengakselerasi visitasi dan keberhasilan akreditasi.

Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Ushuluddin, Prof. Dr. M. Ikhsan Tanggok misalnya, menjelaskan tahun ini pihaknya akan mereakreditasi satu prodi magister, Studi Perbandingan Agama, dan akreditasi dua prodi sarjana. Menurutnya, pengisian berkas isian borang akreditasi sudah dilakukan dan sudah didaftarkan secara daring.

“Mungkin perlu kesepahaman antara pengusul (prodi, red.) dengan instansi di tingkat pusat. Misalnya saat di-submitted, form isiannya juga idealnya dibuka sehingga proses akreditasi maupun reakreditasi juga bisa berjalan cepat,” paparnya.

Di tempat yang sama, Ketua LPM Dr. Sururin menyatakan kesiapan lembaganya untuk memberikan asistensi pelaksanaan proses akreditasi maupun reakreditasi prodi. “Kita terbuka, dan siap membantu fakultas dan prodi dalam melakukan akreditasi dan reakreditasinya,” tegasnya. (Zae/adt)

Share This