Gedung Rektorat, BERITA UIN Online— Rektor UIN Jakarta Prof. Dr. Hj. Amany Lubis MA meminta produk penelitian para dosen dan peneliti ikut memberikan rekomendasi kebijakan bagi pemerintah. Hal ini agar kontribusi masyarakat akademik bisa lebih terlihat.

Demikian dikatakan Rektor Amany saat membuka The 4th International Conference on Islam, Science and Technology atau ICONIST 2021, Kamis (14/10/2021). “Jadi selain ditampilkan, harus diambil intisari dari semua, dijadikan usulan bagi kebijakan pemerintah,” ujarnya.

Seiring diskusi dan implementasi integrasi ilmu, ungkapnya, berbagai perguruan tinggi keagamaan Islam banyak melaksanakan berbagai kegiatan yang memfasilitasi riset. Misalnya konferensi internasional yang mempertemukan banyak peneliti dan jurnal yang mempublikasikan hasil riset.

Rektor menyambut positif berbagai kegiatan akademik tersebut. Bahkan UIN Jakarta sendiri, sambungnya, tahun ini mengagendakan delapan konferensi internasional berbagai bidang ilmu yang mengundang banyak peneliti dari berbagai negara.

Di sisi lain, sambungnya, masyarakat di berbagai negara termasuk Indonesia juga tengah berjuang menghadapi Pandemi Covid 19. Pandemi yang berlangsung hampir dua tahun terakhir menghadirkan banyak tantangan yang harus direspon pemerintah.

Bahkan di tengah-tengah masyarakat sendiri muncul keraguan untuk mengikuti program vaksinasi yang ditempuh pemerintah dalam mengurangi laju pandemi. Masyarakat menghindari vaksin, sehingga tenaga kesehatan juga harus berjuang keras memberikan pemahaman bagi mereka.

“Kita semua mendengar masih ada yang tidak percaya vaksin. Bukan hanya di Medan, tapi juga di Jakarta. Di berbagai daerah. Banyak yang belum percaya vaksin. Tenaga kesehatan datang harus door to door. Ini artinya ada kurang pemahaman masyarakat. Ini tugas ilmuwan untuk membangun pemahamannya,” paparnya.

Pandemi Covid 19, sebutnya, hanya salah satu persoalan dari berbagai persoalan yang dihadapi baik di sektor perekonomian makro-mikro, industri manufaktur, pendidikan, kehutanan dan lainnya. Untuk itu, riset di berbagai sektor terkait, selain menjadi bagian pengembangan keilmuan sendiri, juga harus menjadi bagian dari rekomendasi bagi kebijakan pemerintah.

ICONIST ke-4 Berlangsung di Medan

Dalam kesempatan yang sama, Rektor Amany juga membuka secara langsung kegiatan ICONIST 2001. Konferensi internasional bidang keislaman, sains, dan teknologi ke-4 kalinya ini dilaksanakan di Kota Medan, Sumatera Utara.

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Jakarta sebagai kordinator pelaksana menyelenggarakannya bekerjasama dengan LP2M UIN Sumatera Utara. Selain dihadiri pimpinan kedua lembaga, seperti Rektor UIN Jakarta dan Rektor UIN Sumatera Utara Prof. Dr. Syahrin Harahap, konferensi juga mempertemukan sejumlah intelektual dari berbagai perguruan tinggi.

Diantaranya, Profesor Ismail Fajrie Alatas dari New York University, Profesor Che Zarrina Binti Sa’ari, Profesor M. Abdun Nasir dari UIN Mataram, Profesor Eka Srimulyani dari UIN Ar-Raniry, dan Doktor Mhd. Syahnan (Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sumatera Utara. Konferensi sendiri dijadwalkan pada Kamis-Sabtu (14-16/10/2021). (zm)

Share This