Gedung Rektorat, BERITA UIN Online – Rektor UIN Jakarta Amany Lubis menerima kunjungan Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Esam Abid Althagafi, di kantornya, Senin (13/5/2019). Kunjungan Dubes Esam selain untuk bersilaturahmi juga menjadi narasumber pada bedah buku karyanya berjudul Duta Besar di Antara Dua Kutub yang digelar Fakultas Dirasat Islamiyah di Ruang Diorama.

Kunjungan Dubes Esam saat itu didampingi oleh Kuasa Usaha Kedutaan Besar Saudi Arabia Yahya Gahtani, Direktur Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA) Ghazi, serta beberapa staf Kedubes di Jakarta. Sedangkan Rektor Amany Lubis didampingi Dekan Fakultas Dirasat Islamiyah Syairozi Dimyati.

Rektor Amany Lubis menyatakan cukup senang atas kedatangan tamunya itu. Ia berharap Dubes Arab Saudi yang baru untuk Indonesia dapat lebih mempererat persabahatan kedua negara, yakni antara Indonesia dan Arab Saudi.

“Saya sangat senang dan berterima kasih atas kunjungan yang Mulia Dubes Arab Saudi untuk Indonesia, Esam Abid Althagafi, ke kampus UIN Jakarta. Semoga kunjungan ini bukan yang pertama kali tetapi dapat terus berkelanjutan untuk lebih meningkatkan kerja sama di berbagai bidang,” katanya.

Rektor Amany Lubis juga mengatakan bahwa di Indonesia ada dua kementerian yang menangani pendidikan tinggi, yakni Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi dan Kementerian Agama. Kampus UIN Jakarta saat ini berada di bawah Kementerian Agama, termasuk madrasah (sekolah Islam) mulai dari tingkat ibtidaiyah sampai aliyah.

“Banyak mahasiswa UIN Jakarta yang melanjutkan studi ke beberapa kampus di Saudi Arabia. Demikian pula sebaliknya, banyak dosen yang alumni dari Arab Saudi mengajar di sini (UIN Jakarta, Red),” jelasnya.

Hal yang sama juga disampaikan Dubes Esam setibanya di kampus UIN Jakarta dan disambut hangat Rektor Amany Lubis. Esam mengaku sangat kagum dengan kampus UIN Jakarta yang megah dan bagus. Ia juga bangga atas berbagai capaian prestasi UIN Jakarta sehingga terkenal ke seluruh dunia.

“Saya kagum dan bangga dengan kampus UIN Jakarta. Meski saya dubes baru di Indonesia, tapi saya tahu UIN Jakarta sudah dikenal luas,” ungkapnya.

Esam resmi menjabat Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh untuk Indonesia pada Februari 2019 lalu. Ia menggantikan Dubes lama Osama bin Mohammed Abdullah Al-Shuaibi.

Seusai diterima di ruang Rektor, Dubes Esam lalu menyerahkan sebuah buku karyanya serta cinderamata kepada Rektor Amany Lubis. Setelah itu dilakukan sesi foto bersama di ruang yang sama sebelum kemudian menuju Ruang Diorama untuk menghadiri acara bedah buku karyanya.

Di dalam buku karyanya itu, Dubes Esam di antaranya mengungkapkan tentang kisah perjalanan karir diplomatiknya, misalnya sejak menjabat Dubes di Argentina hingga di Norwegia. Di kedua negara inilah Dubes Esam berkunjung ke wilayah paling selatan dekat kutub dan ke wilayah paling utara di kutub utara. (ns)

Share This