Auditorium, BERITA UIN Online – Rektor UIN Jakarta Amany Lubis didampingi Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Masri Mansoer melepas Kontingen UIN Jakarta yang akan bertanding pada acara Pekan Ilmiah, Olahraga, Seni, dan Riset (Pionir) ke-IX Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia di UIN Malang, Jawa Timur, di depan Auditorium Harun Nasution, Sabtu (13/7/2019). Hadir pula Kepala Bagian Kemahasiswaan Ikhwan dan Kepala Subbagian Bina Bakat Mahasiswa Arief Aryanto Aryadi.

Rektor Amany Lubis dalam sambutannya menyambut baik keikutsertaan mahasiswa UIN Jakarta pada kegiatan Pionir tahun ini. Kegiatan tersebut, katanya, diharapkan akan memberi dampak positif bagi peningkatan mutu dan prestasi mahasiswa di bidang non akademik.

Selain itu, lanjut Rektor, melalui Pionir nasional yang diikuti para mahasiswa di lingkungan PTKIN juga dapat menjadi ajang silaturahmi dan mempererat tali persaudaraan.

“Di arena Pionir akan berkumpul ribuan mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia. Silakan pergunakan untuk saling mengenal satu sama lain,” ujarnya.

Lebih dari itu, Rektor minta agar mahasiswa yang menjadi atlet dan peserta Pionir menjaga sportifitas dan menjaga nama baik kampus. Bahkan yang lebih penting lagi kontingen UIN Jakarta harus memperoleh banyak medali dari semua mata lomba yang diikuti.

“Saya cukup senang dengan berbagai kegiatan mahasiswa, apalagi yang berorientasi pada peningkatan prestasi non akademik. Tetapi jangan lupa prestasi akademik juga sangat penting bagi masa depan kalian nanti,” tandasnya.

Kontingen UIN Jakarta pada Pionir ke-IX di Malang kali ini mengirimkan sebanyak 115 atlet/peserta dengan 10 official dan satu pimnpinan kontingen. Mereka akan bertanding di 32 cabang mata lomba, baik di bidang olahraga maupun seni dan riset.

Pionir ke-IX akan digelar pada 15-21 Juli 2019 di kampus UIN Malang. Menurut rencana, Pionir akan dibuka oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin pada Senin (15/7/2019). (ns)

Share This