Ruang Diorama, BERITA UIN Online – Rektor UIN Jakarta Amany Lubis menyatakan, praktik kuliah kerja nyata (KKN) In Campus bagi mahasiswa dinilai akan banyak memberikan kontribusi positif bagi kinerja para pegawai di UIN Jakarta. Peserta tak hanya belajar mengenai dunia kerja di kampus tetapi juga dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah secara nyata.

“Mahasiswa KKN di kampus tidak seperti siswa SMK melakukan PKL (Praktik Kerja Lapangan) semisal disuruh fotokopi, tetapi justru bekerja dengan keahlian yang akan membantu pegawai menangani tugas-tugas rutin di kantor sehingga lebih produktif,” katanya saat melepas para peserta KKN In Campus di Ruang Diorama Auditorium Harun Nasution, Kamis (9/1/2020).

Menurut Rektor, KKN In Campus sama dengan KKN lain pada umumnya, yakni bagaimana mahasiswa dapat mengaplikasikan pengetahuan yang didapat di bangku kuliah. Bedanya, KKN In Campus lebih berorientasi pada keahlian mahasiswa yang kebih spesifik. Namun demikian, dalam KKN In Campus mahasiswa dapat juga melakukannya secara cross disiplin ilmu.

“Mahasiswa bahkan dapat belajar lebih banyak tentang dunia kerja, khususnya di dunia birokrasi,” ujarnya.

Di kampus ini pula, imbuhnya, mahasiswa akan memperoleh banyak wawasan, pengalaman, dan pengetahuan baru terhadap almamater sendiri.

Kepada para peserta KKN yang akan “praktik kerja” di kampus UIN Jakarta, Rektor mengingatkan agar mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja di unit masing-masing. Selain itu Rektor juga meminta agar mahasiswa dapat membantu para pegawai dengan baik untuk meningkatkan kinerja.

“Silakan bantu para pegawai. Kalau ada yang kurang rapih harus dirapihkan. Kalau ada yang kurang baik silakan diperbaiki. Selamat menjadi ‘pegawai’ UIN Jakarta,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) Kamarusdiana mengemukakan, peserta KKN In Campus merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat bagi mahasiswa. Tujuannya untuk memberikan pengalaman praktis mengenai dunia kerja, terutama di dunia birokrasi kampus.

Selain model KKN In Campus, PPM juga mengadakan KKN Reguler di masyarakat serta KKN Kebangsaan dan KKN Internasional.

“KKN Internasional dapat dilakukan secara mandiri atau melalui sponsor,” katanya.

KKN In Campus diikuti oleh sebanyak 93 peserta. Mereka berasal dari sembilan fakultas, yakni Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Fakultas Ilmo Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Adab dan Humaniora, Fakultas Sains dan Teknologi, Fakultas Dirasat Islamiyah, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Fakultas Ushuludin, dan Fakultas Syariah dan Hukum.

KKN In Campus akan berlangsung selama sekira tiga bulan, mulai 9 Januari hingga 31 Maret. Para peserta disebar di berbagai unit kerja UIN Jakarta, seperti rektorat, fakultas, dan lembaga. (ns)

Share This