Auditorium, BERITA UIN Online – Rektor UIN Jakarta Amany Lubis resmi membuka rangkaian perayaan Milad ke-62 ADIA/IAIN/UIN Jakarta tahun 2019 di Auditorium Harun Nasution, Senin (20/5/2019). Acara pembukaan ditandai dengan pemukulan gong yang disaksikan Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum Ahmad Rodoni, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Masri Mansoer, dan Ketua Senat Universitas Abuddin Nata.

“Dengan mengucap bismillahirahmanirrahim, hari ini 20 Mei 2019, seluruh rangkaian perayaan Milad ke-61 ADIA/IAIN/UIN Jakarta saya nyatakan resmi dibuka dan dimulai,” kata Rektor di atas panggung.

Tepuk tangan yang hadir pun bergemuruh. Mereka siap untuk merayakan hari istimewa UIN Jakarta itu dengan penuh sukacita. “Semoga rangkaian acaranya berjalan lancar,” ujar Rektor melanjutkan.

Untuk mengawali kegiatan Milad, panitia hari itu juga langsung menggelar orasi ilmiah bertajuk “Meneguhkan Moderasi Islam Menyongsong World Class University”. Orasi ilmiah disampaikan Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Abdurrahman Mohammad Fachir. Seusai orasi, kegiatan dilanjutkan dengan acara buka puasa bersama.

Sebelumnya, acara diisi dengan paparan singkat mengenai sejarah perubahan IAIN Jakarta menjadi UIN Jakarta oleh Suwito. Guru besar Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan itu merupakan salah satu pendiri perubahan IAIN Jakarta menjadi UIN Jakarta.

Rektor Amany Lubis dalam sambutannya mengatakan, UIN Jakarta resmi berubah dari IAIN Jakarta pada 20 Mei 2002 berdasarkan Keputusan Presiden RI. UIN Jakarta telah dipimpin oleh tokoh-tokoh pendidikan Islam dari generasi ke generasi. Mereka menjalaninya dengan dinamika sosial politik yang berbeda di setiap zamannya.

Dalam sejarah perjalanan UIN Jakarta hingga sekarang, tokoh-tokoh pendidikan tersebut telah banyak berjasa dan ikut andil dalam pembangunan dan pengembangan kampus. Tak hanya rektor-rektornya tapi juga seluruh dosen dan pegawai UIN Jakarta ketika itu.

“Oleh karena itu, mari kita doakan jasa-jasa para rektor serta para pejuang UIN Jakarta yang mendahului kita. Mereka telah meletakkan dasar-dasar pembangunan dan pengembangan UIN Jakarta,” kata Rektor seraya mengajak yang hadir membacakan surat al-Fatihah.

Sementara itu, Ketua Panitia Milad ke-62 ADIA/IAIN/UIN Jakarta Lily Surayya kepada BERITA UIN Online mengatakan, kegiatan Milad akan berlangsung hingga 15 Juni 2019. Milad diisi dengan berbagai kegiatan, antara lain seminar, bakti sosial, lomba, dan pemilihan dosen/karyawan teladan.

“Puncak acaranya insya Allah akan digelar di Guest House UIN Jakarta di Cikuya, Solear, Tangerang, Banten, pada 15 Juni 2019,” katanya. (ns)

Share This