Auditorium FKIK, Berita UIN OnlineKomunitas Santri Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Jakarta yang tergabung dalam Communiy of Santri Schoolars of Ministry of Religious Affairs (CSSMoRA) menggelar olimpiade kesehatan dan kedokteran di Auditorium FKIK, Sabtu (21/20/2017). Penyelenggaraan olimpiade bertujuan meramaikan hari Santri Nasional yang ditetapkan pada hari Minggu 22 Oktober.

Demikian disampaikan Ketua CSSMoRA UIN Jakarta, Syarif Pudjiantoro, kepada BERITA UIN Online. “Olimpiade ini adalah salah satu selebrasi kita sebagai santri dalam menyambut Hari Santri Nasional yang diikuti para santri lembaga pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama RI,” tuturnya.

Dalam olimpiade tersebut, turut hadir dan berkompetisi ratusan santri dari berbagai madrasah se-Jabodetabek dan Jawa Barat. Selain memperebutkan tropi Rektor UIN Jakarta, para peserta olimpiade kesehatan bertema Santri untuk Negeri juga memperebutkan uang pembinaan dan sertifikat penghargaan.

Memperebutkan posisi juara, para peserta harus melewati babak penyisihan ujian tulis. Lolos dari babak penyisihan ujian tulis, peserta harus lolos kompetisi praktikum di babak semifinal. Selanjutnya di babak final, mereka harus mampu menjuarai cerdas cermat dan analisis berbasis lisan atau Student Oral Case Analysis (SOCA).

Melalui serangkaian kompetisi, panitia akhirnya menunjuk delegasi Kafila International Islamic School, Ciracas, Jakarta Timur, sebagai juara pertama. Adapun juara kedua dan ketiga diborong delegasi dari Sekolah Menengah Atas Islam Terpadu Insantama, Bogor Jawa Barat.

Ketua Panitia Olimpiade, Isna Khumairotin Akrimah, menambahkan selain olimpiade, kegiatan hari santri mahasiswa FKIK juga diisi dengan kompetisi penulisan esai dan bedah buku. “Dengan kompetisi seperti ini, diharapkan citra santri tak lagi hanya dikenal pandai ngaji dan berkutat belajar ilmu agama, tapi juga mampu bersaing di bidang kesehatan,” tambahnya. [] farah nh/ikhda km/zm

Share This