Jakarta, BERITA UIN Online— Kementerian Agama RI atau Kemenag RI mengusung tema Moderasi Beragama untuk Kebersamaan Umat dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2019 di Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat. Rakernas yang dijadwalkan berlangsung hari Rabu-Jumat (23-25/1/2019) ini diikuti unsur pimpinan satuan kerja Kementerian Agama RI, termasuk Rektor UIN Jakarta, Prof. Dr. Hj. Amany Lubis MA.

Sekjen Kemenag RI, Prof. Dr. H.M. Nurkholis Setiawan MA mengungkapkan  tema tersebut selaras dengan spirit Kemenag yang menginjak usia ke-73 tahun agar setiap aparatur sipil negaranya berperan sebagai perangkai, penjalin, dan perajut ikatan kebangsaan. Moderasi beragama yang diusung dalam Rakernas juga bisa dipraktikan melalui sikap dan kinerja masing-masing ASN Kemenag.

“Setiap ASN Kementerian Agama haruslah menjadi teladan dalam kesederhanaan, kejujuran, dan keikhlasan memberikan amal bakti bagi segenap warga negara tercinta,” katanya.

Selain itu, tambah Nurkholis, moderasi juga bisa ditunjukkan setiap ASN Kemenag dengan menunjukkan kinerja yang baik dan kepemimpinan yang amanah. Hal lain yang lebih penting adalah dan pemberian layanan paripurna bagi masyarakat luas.

Lebih lanjut, Sekjen menjelaskan, dalam situasi politik saat ini di mana kebhinekaan masyarakat Indonesia sangat rentan dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang ingin memecah persatuan dan kesatuan bangsa, moderasi dalam beragama amat penting dikedepankan untuk menyikapi keragaman.

Moderasi beragama sendiri, jelasnya, bisa diaplikasikan sebagai sikap dan pemahaman keagamaan yang merujuk pada tataran esensi serta substansinya. Sebab, semua agama itu mengajarkan ajaran yang moderat. Tidak ada agama yang mengajarkan kepada umatnya untuk bertindak ekstrem atau di luar batas.

Sejalan dengan hal tersebut, lanjut Sekjen, Rakernas kali ini juga menjadi ajang merespon dinamika kebangsaan yang sedang terjadi saat ini. “Tahun 2019, komitmen Kementerian Agama adalah fokus bekerja dan tanpa hentinya menghasilkan inovasi,” tandas Sekjen.

Rakernas Kemenag 2019 sendiri diagendakan untuk dibuka oleh Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin. Rakernas yang dihadiri olehan 300-an pimpinan Satker Kemenag RI ini menghadirkan sejumlah kegiatan seperti sambutan Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati, Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia Prof. Dr. Rhenald Kasali, dan Guru Besar Sejarah Islam UIN Jakarta Prof. Dr. Azyumardi Azra MA.

Sri Mulyani diagendakan memberikan kuliah umum tentang peranan APBN dalam pembiayaan program kerja satker di lingkungan Kemenag dan Rhenald berbicara tentang arah kinerja birokrasi di era disrupsi. Adapun Azra dijadwalkan mempresentasikan analisanya tentang isu toleransi-intoleransi di tanah air, termasuk menyinggung peranan Kemenag dan para ASN-nya dalam menumbuhkan budaya toleransi di tanah air. (Zae/kemenag)

Share This