Teater FITK, BERITA UIN Online— Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) UIN Jakarta bekerja sama dengan Yayasan Kanker Indonesia (YKI), Fakultas Kedokteran (FK) dan Rumah Sakit UIN Syarif Hidayatullah menggelar Seminar Kesehatan dengan mengusung tema Kesehatan Reproduksi dan Deteksi Dini Kanker Serviks, Selasa (16/07), di ruang teater lantai 3, FITK UIN Jakarta.

Ketua PSGA UIN Jakarta Ulfah Pajarini dalam sambutannya sebagai keynote speech di acara tersebut mengatakan, bahwa kegiatan seminar tersebut sangat bermanfaat bagi seluruh sivitas akademika UIN Jakarta. Dirinya berharap, PSGA mampu berkontribusi lebih dalam menciptakan lingkungan UIN yang sehat.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang terjalin, sehingga kita dapat menyelenggarakan kegiatan positif seperti hari ini. Ke depan, kita coba rumuskan kembali kegiatan-kegiatan positif lainnya,” ujar Ulfah.

Adapun tujuan dari kegiatan tersebut, sambung Ulfah, untuk memberikan edukasi atau informasi bagi sivitas akademika UIN Jakarta agar selalu menjaga kesehatan terutama dari kanker serviks. Karena saat ini kanker serviks merupakan pembunuh wanita nomor satu di Indonesia.

“Ada 40 wanita yang terdiagnosa menderita kanker serviks, dan 20 wanita  diantaranya harus meregang nyawa akibat virus berbahaya tersebut. Hal ini merupakan kekhawatiran dan menjadi tanggungjawab kita bersama untuk menjaga kesehatan,” tandas Ulfah.

Di tempat yang sama, hadir dua narasumber ahli yang memaparkan mengenai bahaya serta cara agar para kaum hawa terhindar dari virus mematikan tersebut. Kedua narasumber tersebut antara lain, dr. Iftina Amelia dan dr. Hendria.

Secara umum, kedua narasumber menjelaskan, bahwa penyebaran kanker serviks di Indonesia karena banyak wanita yang belum mengerti tentang gejala-gejala atau tanda-tanda kanker serviks tersebut. Oleh karena itu, seminar tersebut sangat bagus untuk para ibu-ibu dosen dan mahasiswa, bukan hanya untuk wanita saja tapi bagi laki-laki pun hal ini amat sangat penting untuk diketahui karena bisa saja menipa istri dan anak-anak.

Sebagai informasi, tidak hanya seminar, di hari yang sama, PSGA juga menggelar kegiatan sosial berupa pemeriksaan kesehatan dan Papsmear. Pemeriksaan kesehatan meliputi, peemriksaan korestrol, asam urat, gula darah serta konsultasi kepada dokter ahli.

Dari pantauan BERITA UIN Online di lokasi, nampak para sivitas akademika UIN Jakarta antusias mendaftarkan diri untuk melakukan pemeriksaan kesehatan. Hal ini dilakukan agar lebih prepentif dalam menjaga kesehatan. Jika ditemukan indikasi atau gejala yang mengarah pada ketidakstabilan kondisi tubuh, maka peserta tersebut diarahkan untuk melakukan konsultasi kepada dokter ahli sekaligus pengobatan gratis jika diperlukan. (lrf/ea)

Share This