Gedung Rektorat, BERITA UIN Online – Pada penerimaan calon mahasiswa baru tahun akademik 2020/2021, UIN Jakarta menetapkan kuota pada program pascasarjana (S2/S3), yaitu program magister sebesar 1.180 kursi dan program doktor sebesar 100 kursi. Jumlah kursi itu tersebar di 18 program magister di fakultas dan dua program doktor di fakultas dan sekolah pascasarjana.

Demikian keterangan pers Humas UIN Jakarta yang diterima BERITA UIN Online, Rabu (11/3/2020). Jumlah kuota kursi program magister dan program doktor ditetapkan berdasarkan Keputusan Rektor UIN Jakarta 43 Tahun 2020 tentang Kuota Penerimaan Mahasiswa Baru tahun akademik 2020/2021 yang diterbitkan pada 17 Januari 2020.

Rincian jumlah kuota kursi pada setiap program studi adalah Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (4 prodi), yaitu Pendidikan Agama Islam (600 kursi), Pendidikan Bahasa Arab (50 kursi), Pendidikan Bahasa Inggris (50 kursi), dan Manajemen Pendidikan (50 kursi).

Fakultas Adab dan Humaniora (2 prodi), yaitu Bahasa dan Sastra Arab (20 kursi) dan Sejarah dan Peradaban Islam (20 kursi); Fakultas Ushuluddin (3 prodi), yaitu Studi Agama-agama (20 kursi), Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (60 kursi), dan Akidah dan Filsafat Islam (20 kursi); Fakultas Syariah dan Hukum (2 prodi), yaitu Hukum Keluarga (25 kursi) dan Hukum Ekonomi Syariah (25 kursi).

Kemudian Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (1 prodi), yaitu Komunikasi dan Penyiaran Islam (20 kursi); Fakultas Dirasat Islamiyah (1 prodi), yaitu Dirasat Islamiyah (30 kursi); Fakultas Psikologi (1 prodi), yaitu Psikologi (30 kursi); Fakultas Ekonomi dan Bisnis (1 prodi), yaitu Program Magister Perbankan Syariah (40 kursi); Fakultas Sains dan Teknologi (1 prodi), yaitu Agribisnis (20 kursi); dan Sekolah Pacasarjana (1 prodi), yaitu Program Magister Pengkajian Islam (100 kursi) dan Program Doktor Pengkajian Islam (80 kursi).

Sementara itu, Sekolah Pascasarjana (SPs) pada tahun akademik 2020/2021 telah menerima mahasiswa baru sebanyak 68 orang, terdiri atas program magister sebanyak 31 orang dan program doktor 37 orang. Mereka merupakan calon mahasiswa hasil seleksi yang digelar pada 31 Januari-1 Februari lalu. Setelah dinyatakan lulus, mereka kemudian mengikuti masa Orientasi Studi pada 3-5 Maret 2020 di gedung SPs. Perkuliahan mahasiswa baru dan lama SPs mulai digelar pada 9 Maret 2020. (ns)

Share This