Prof. Dr. Raswan, M.Pd., M.Pd.I.
14 Foto
Tim Redaksi PIH UIN Jakarta
Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta resmi mengukuhkan Prof. Dr. Raswan, M.Pd., M.Pd.I. sebagai Guru Besar Bidang Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab pada Rabu, 30 September 2026. Dalam momen bersejarah tersebut, ia menyampaikan orasi ilmiah bertajuk “Pembelajaran Bahasa Arab Cerdas: Integrasi Deep Learning dan Kedaulatan Kognitif Manusia dalam Ekosistem AI Generatif” (تعلم اللغة العربية الذكي: دمج التعلم العميق والسيادة الإدراكية البشرية في منظومة الذكاء الاصطناعي التوليدي), yang menyoroti transformasi pengajaran bahasa Arab melewati empat fase—tradisional, komunikatif-integratif, riset dan pengembangan, hingga kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dan Society 5.0. Melalui gagasan Kedaulatan Kognitif Manusia (السيادة الإدراكية البشرية) dengan siklus belajar Question – Think – Verify – Create – Reflect serta pendekatan Triple Helix (Paradigma, Teknologi, dan Nilai), ia menegaskan bahwa AI harus diposisikan sebagai asisten kognitif yang memperbesar kapasitas pembelajar tanpa menggantikan otoritas berpikir manusia.
Gagasan inovasi pembelajaran ini diwujudkan melalui penguatan “materi cerdas”—yang mencakup Sharaf berbasis metode AZWAN dan Sharaf Cepat, Nahwu Kontrastif dan fungsional, Balaghah berbasis dzauq dan konteks, serta Uslub modern—yang dipadukan dengan pemanfaatan media sosial sebagai laboratorium bahasa untuk mengubah mahasiswa dari konsumen menjadi kreator konten (consumer to creator), hingga program Arabic Language Immersion melalui skema Merdeka Belajar ke LIPIA atau ke negeri Arab agar mahasiswa tidak sekadar belajar tentang bahasa Arab, melainkan hidup dalam bahasa Arab (العيش بالعربية). Kini, selaku Guru Besar yang merumuskan sinergi antara tradisi, komunikasi, riset, teknologi, AI, immersion, kreativitas, dan nilai-nilai Islam, serta melahirkan karya buku seperti Belajar Bahasa Arab Cerdas: Dari Mengajar dan Membelajarkan Menuju Kecerdasan Bahasa, Kemanusiaan, dan Peradaban, pengukuhan ini tidak hanya menjadi puncak capaian akademik personalnya, melainkan juga kian memperkokoh kontribusi strategis UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dalam memelopori ekosistem pembelajaran bahasa Arab yang inovatif, adaptif, dan humanis di era digital.
Berita Terkait:
Tag :














