Bojongsari, BERITA UIN Online – Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) menggelar Kursus Pembina Mahir Tingkat Dasar (KMD) bagi para mahasiswanya. Kursus kali ini diikuti oleh 51 mahasiswa semester 9 serta digelar selama enam hari pada 4-6 Oktober 2019 (indoor) dan 11-13 Oktober 2019 (outdoor).

Ketua Prodi PGMI Asep Ediana Latip mengatakan, mahasiswa PGMI wajib mengikuti KMD pramuka. Hal itu untuk memberi bekal tambahan agar para calon guru lebih kreatif mengajar.

“Jika guru kreatif, siswa akan merasa nyaman dan senang saat menerima pelajaran,” katanya saat membuka KMD outdoor di gedung Astuty Center, Bojongsari, Jumat (11/10/2019).

Ia mengatakan, mahasiswa PGMI harus memiliki nilai plus mengajar. Apalagi yang dihadapi anak-anak tingkat ibtidaiyah yang masih memiliki kecenderungan bermain. Karena itu, dengan dibekali pendidikan kepramukaan, para mahasiswa yang akan menjadi guru kelak diharapkan mampu memberikan pembelajaran kepada para siswannya secara kreatif.

“Pendidikan kepramukaan selain mengajarkan banyak keterampilan dan permainan, juga sarat dengan pendidikan karakter,” ujarnya.

Tak hanya itu, tujuan diadakannya KMD juga tak lain agar mahasiswa memiliki sertifikat tambahan sebagaimana yang dituntut oleh kurikulum berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI).

“Kurikulum KKNI mensyaratkan mahasiswa yang akan lulus harus memiliki surat keterangan pendamping ijazah (SKPI), dalam hal ini sertifikat KMD,” tandas Asep.

KMD bagi mahasiswa PGMI, menurut Asep, akan dilaksanakan secara berkala setiap satu semester. Namun, dalam satu tahun terakhir ini KMD akan digelar dalam beberapa tahap mengingat program tersebut sempat tertunda.

Pelaksanaan KMD sendiri dilaksanakan oleh para pelatih dari Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Kwartir Cabang Jakarta Selatan. Kegiatan indoor berupa materi teori digelar di gedung FITK, sedangkan kegiatan outdoor berupa materi praktik dilaksanakan di kawasan Rumah Kebun, Bojongsari, Depok. (ns)

Share This