Gd.FST, BERITA UIN Online— Program Studi Agribisnis Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Jakarta menyelenggarakan workshop yang mengusung tema Pengembangan Muatan Kewirausahaan pada Kurikulum Program Studi Agribisnis pada, Senin (22/10), di Ruang sidang Utama Lantai 2 FST.

Acara yang dimulai pukul 08.00-16.00 WIB tersebut, dibuka oleh Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Dr Agus Salim MSi, dan didampingi oleh Ketua Program Studi Agribisnis Dr Edmon Daris MS.

Dalam sambutannya, dekan mengapresiasi terselenggaranya acara tersebut, dirinya berharap acara tersebut mampu menumbuhkan semangat berwirausaha dan menemukan ide-ide konstruktif bagi pengembangan usaha dewasa ini.

“Semoga acara ini member angin segar sekaligus menemukan ide-ide cemerlang untuk dapat mengembangkan kewirausahaan di kalangan mahasiswa dan alumni prodi ini. Mohon ikuti dan simak dengan seksama, agar sesi sharing ini membuahkan hasil yang bermanfaat,” tandas Agus sekaligus membuka acara tersebut.

Hadir pada acara meriah itu, para alumni yang telah berkecimpung di dunia kewirausahaan, sekaligus memberikan masukan pada kurikulum kewirausahaan agar lebih baik lagi. Para alumni tersebut antara lain, Eva Tristianto yang berwirausaha di bidang Florikuktura dengan omset di atas 1 Miliar/Bulan dan Johan Setiawan yang berwirausaha di bidang kuliner dengan omset di atas 100 Juta/bulan.

Dalam paparannya, Eva panggilan akrab Eva Tristianto yang merupakan alumnus angkatan 2008 ini, memberikan masukan bahwa kurikulum Program Studi Agribisnis seharusnya diberikan dari semester awal dan berlanjut di semester selanjutnya dengan mata kuliah yang mendukung kewirausahaan.

“Seperti manajemen keuangan dalam berwirausaha, ekonomi produksi dan lainnya. Terlebih, harus ada mata kuliah khusus yang mengajarkan pembangunan karakter wirausaha guna menumbuhkan semangat berwirausaha dan wirausahawan yang tangguh,” pukas Eva.

Hal tersebut diamini pula oleh Johan, dirinya menegaskan bahwa guna mendukung minat wirausaha, Program Studi bisa memberikan alternatif pilihan bagi mahasiswa yang sedang PKL/Magang dengan konsep wirausaha. Dimana mahasiswa bisa memberikan business plan sebagai ganti dari proposal PKL dan pemaparan produk hasil wirausaha pada seminar hasil PKL nya.

Dari pantauan tim BERITA UIN Online dilokasi terlihat, workshop berjalan dengan hangat dan komunikatif, beberapa masukan dari para peserta pun ditanggapi oleh Sekretaris Program Studi Agribisnis Dr Iwan Aminudin MSi, dan menurutnya akan ditindaklanjuti, terutama mengenai inkubator agribisnis.

“Terkait Inkubator bisnis, Prodi sebenarnya sangat setuju dan akan menindaklanjuti serta akan segera memfasilitasi hal tersebut, paling lambat tahun ini harus segera terealisasi dan akan memberikan kewenangan pada mahasiswa dalam pengelolaannya,” Ujarnya. (lrf)

Share This