Gedung Kemahasiswaan, BERITA UIN Online – Kontingen pramuka UIN Jakarta dipastikan akan mengikuti kegiatan Perkemahan Wirakarya (PW) ke-14 yang digelar di kampus UIN Pekanbaru, Riau, pada 3-10 Mei 2018. Perkemahan untuk persaudaraan antarmahasiswa perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (PTKIN) di seluruh Indonesia tersebut merupakan agenda rutin dua tahunan Kementerian Agama dan diselenggarakan di daerah secara bergantian.

Saat memimpin rapat pesiapan PW di gedung kemahasiswaan, Kamis (5/4/2018), Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Prof Dr Yusron Razak mengatakan, UIN Jakarta siap mengirimkan kontingen ke Riau guna menyukseskan PW PTKIN. Peserta yang akan dikirim sebanyak 20 orang, terdiri atas 10 pramuka putra dan 10 pramuka putri.

“Peserta yang dikirim berdasarkan hasil seleksi yang dilakukan pihak gugus depan. Jadi, kami sudah siap dengan peserta. Hanya saja untuk perlengkapan perkemahan semuanya masih dalam proses,” katanya.

Panitia PW sendiri sebenarnya menetapkan bahwa peserta tiap kontingen (PTKIN) hanya diminta sebanyak 18 orang, terdiri atas 9 peserta putra dan 9 peserta putri. Namun, mengingat sudah dianggarkan, kontingen UIN Jakarta akan mengirimkan utusan sebanyak 20 peserta, empat pembina pendamping, dan satu pimpinan kontingen.

Dalam rapat yang dihadiri Kepala Bagian Kemahasiswaan Ummu Baroat, Kepala Sub Bagian Bina Bakat Mahasiswa R Trisno Riyadhi, serta para pembina dan pengurus Dewan Racana itu di antaranya membahas mengenai kesiapan kontingen UIN Jakarta ikut dalam perhelatan PW, baik dari sisi penganggaran, kesiapan peserta, dan kegiatan yang akan diikuti.

“Kami berharap semua dapat berjalan sesuai rencana,” ujarnya singkat.

PW PTKIN merupakan salah satu kegiatan silaturahmi antarpramuka PTKIN (UIN/IAIN/STAIN) di bawah Kementerian Agama. Kegiatan ini diikuti oleh para pramuka penegak-pandega, termasuk beberapa pramuka yang diundang khusus, baik dari daerah tuan rumah maupun perwakilan luar negeri.

Kegiatan PW PTKIN tahun ini akan digelar di kampus UIN Pekanbaru sebagai tuan rumah. Peserta diikuti oleh 57 PTKIN di seluruh Indonesia dan beberapa perguruan tinggi swasta/negeri di Pekanbaru.

Kegiatan selain akan difokuskan di kampus sebagai home base (perkemahan), peserta juga ditempatkan di empat desa bhakti di Kabupaten Kampar dan Kota Pekanbaru dengan sistem homestay (bermukim di rumah penduduk). Keempat desa itu adalah Manis Limau, Alam Panjang, Okura, dan Aur Sati. Sementara kegiatan peserta bersifat fisik dan non fisik yang disebar secara acak. (ns)

Share This