Pandeglang, BERITA UIN Online – Untuk kedua kalinya, UIN Jakarta menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi para korban tsunami Selat Sunda. Kali ini bantuan diberikan dalam bentuk uang tunai sebesar Rp 2,8 juta guna pemulihan pasca-tsunami.

Bantuan diberikan langsung di lokasi bencana di Kecamatan Sumur, Pandeglang, Banten, Sabtu (9/2/2019), dari Pembina Satuan Pramuka Saidah kepada Pemimpin Redaksi BCO TV Oji Faoji sebagai wakil tim pemulihan. Bantuan tersebut selanjutnya akan digunakan untuk memulihkan kondisi psikologis warga pascabencana, seperti trauma healing.

“Jadi, dananya akan digunakan untuk mendukung kegiatan trauma healing, khususnya anak-anak, yang masih berada di tenda-tenda pengungsian,” ujar Saidah yang didampingi beberapa Pramuka UIN Jakarta.

Ia juga mengatakan, penyaluran bantuan Pramuka UIN Jakarta diharapkan dapat sedikit mengurangi beban para korban yang selamat. Sebab, dilihat dari kondisinya, para korban tersebut masih memprihatinkan. “Mereka tampaknya masih trauma dengan bencana tsunami yang menimpa mereka beberapa waktu yang lalu,” ujarnya.

Ketua Dewan Racana Pramuka Syifa Fauziah mengatakan, dana bantuan berasal dari para donatur yang dihimpun di kampus UIN Jakarta. Bahkan ada juga sumbangan dari sebuah majelis taklim di Bekasi, Jawa Barat.

Selain berupa uang, Pramuka UIN Jakarta juga membagikan sedikitnya 150 kantong ramah lingkungan bertuliskan “Go Green” kepada warga Sumur. Pemberian kantong-kantong tersebut bertujuan agar warga mengubah kebiasaan berbelanja dengan kantong plastik yang dapat mencemari lingkungan.

Alhamdulillah, kami dapat berbagi dengan para korban bencana. Hal ini merupakan wujud kepedulian kami terhadap lingkungan dan masyarakat sesuai salah satu dharma Pramuka, yakni Cinta Alam dan Kasih Sayang Sesama Manusia,” ucapnya. (ns)

Share This