Gedung Rektorat, BERITA UIN Online – UIN Jakarta menawarkan beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (PPA) dari UIN Jakarta. Kuota beasiswa diberikan kepada sedikitnya 253 calon penerima di semua fakultas.

Beasiswa PPA merupakan pembiayaan pendidikan yang disediakan UIN Jakarta bagi mahasiswa yang berprestasi, baik akademik maupun non akademik. Sumber beasiswa berasal dari Rupiah Murni (RM) atau Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) yang digulirkan setiap tahun.

Tahun ini beasiswa PPA diberikan kepada 253 calon peserta untuk semua fakultas di UIN Jakarta. Sedangkan besarnya nominal yang akan diterima bagi calon peserta yang lulus adalah sebesar Rp 2 juta per tahun.

“Beasiswa PPA semacam penghargaan UIN Jakarta bagi para mahasiswa yang memiliki prestasi tanpa melihat level biaya uang kuliah tunggal (UKT),” ujar Kepala Subbagian Kesejahteraan Mahasiswa Rosmayeni kepada BERITA UIN Online, Kamis (2/5/2019).

Artinya, persyaratan beasiswa PPA di antaranya lebih didasarkan pada prestasi mahasiswa, yakni bidang akademik yang dibuktikan dengan IPK minimal 3,15 dan non akademik dengan sertifikat kegiatan.

Berbeda misalnya dengan beasiswa Bantuan Pendidikan Mahasiswa Miskin Berprestasi (Bidikmisi) di mana calon peserta harus memperoleh UKT antara level 1-3. “Jika UKT-nya di atas level 3, calon peserta tidak berhak menerima atau mengajukan beasiswa,” jelasnya.

Syarat lain, calon penerima beasiswa PPA di antaranya masih berstatus aktif kuliah, aktif di organisasi, dan bebas dari pelanggaran kode etik mahasiswa.

Menurut Rosmayeni, saat ini program beasiswa PPA telah dibuka dan akan melakukan pemberkasan selama empat hari, mulai 6 hingga 10 Mei 2019 mendatang. Proses seleksi berkas dilaksanakan di Gedung Kehamasiswaan pada Senin-Kamis pukul 08.30-14.30 dan Jumat pukul 08.30-15.00 WIB.

“Calon peserta harus datang dengan membawa beberapa persyaratan yang diperlukan,” katanya. (ns)

Share This