Gedung Perpustakaan, BERITA UIN Online– Perpustakaan Pusat UIN Jakarta tahun ini mulai melanggan perangkat lunak plagiasi turnitin yang disosialisasikan pada Kamis, 12 Oktober 2017 lalu di ruang pertemuan lantai 7 Perpustakaan Pusat UIN Jakarta.

“Turnitin ini digunakan untuk pencegahan plagiarism karya akademik mahasiswa. Perangkat lunak ini sudah bisa digunakan dosen-dosen dengan registrasi di perpustakaan-perpustakaan fakultas,” ujar Ketua Perpustakaan Pusat UIN Jakarta Amrullah Hasbana MA melalui pesan singkatnya, Senin (5/2/2018).

Ditambahkannya, dengan adanya akun ini, akan memudahkan pekerjaan dosen dalam membimbing mahasiswa. Mahasiswa juga dapat menggunakannya dengan persetujuan dosen untuk kemudian dibuatkan kelas.

“Mahasiswa dapat melakukannya sendiri untuk mengecek similarity teks,” imbuhnya.

Prosentase plagiarism, sambungnya, merupakan kebijakan masing-masing universitas, namun pada umumnya 20% sampai dengan 30%. Turnitin akan melakukan kalkulasi prosentase secara otomatis dengan karya ilmiah yang ada di internet.

“Untuk tahun ini, baru dilanggan sebanyak 100 akun yang bisa dimanfaatkan seluruh sivitas akademik UIN Jakarta,” terangnya.

Dijelaskannya, agar efektif pemanfaatannya, maka Perpustakaan Pusat membagi kepada seluruh program studi (prodi) yang ada di fakultas, perpustakaan fakultas, dan Sekolah Pascasarjana (SPs) UIN Jakarta.

Saat ini, menurut Amrullah, perpustakaan fakultas juga sudah mulai melayani cek plagiasi mandiri untuk mahasiswa.

“Jika para dosen ingin dibantu cek similarity artikelnya, silahkan kirim artikelnya ke situs web perpustakaan fakultas masing-masing, nanti akan diberikan nama pengguna dan kata sandinya,” pungkas Amrullah. (mf)

Share This